Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Belum Lulus Fit and Proper Test BI

DPR Pertanyakan Posisi Direktur Utama Bank Mandiri
Rabu, 25 Mei 2005 | 16:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Keuangan dan Perbankan DPR mempertanyakan status Agus Martowadojo sebagai Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk. Pasalnya, hingga kemarin ternyata Agus belum mengikuti proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Bank Indonesia.

Ketua Komisi Keuangan Paskah Suzeta mengatakan, DPR baru mengetahui kalau ternyata Agus belum mengikuti fit and proper test. Padahal, bagi setiap orang yang menduduki posisi bank haruslah melalui proses tersebut terlebih dulu sebelum dipilih.

"Bukan setuju atau tidak, tapi mekanisme pemegang saham (menunjuk Agus) menyalahi aturan yang berlaku," kata Paskah kepada wartawan seusai rapat kerja dengan manejeman Bank Mandiri di Jakarta, Rabu (25/5).

Dengan lolosnya Agus tanpa uji kelayakan, kata Psskah, menunjukan proses uji kelayakan yang selama ini dilakukan oleh Bank Indonesia tidak ada gunanya. "Koq, Bank Indonesia meloloskan sebelum ada fit and proper test?" kata Paskah.

Secara terpisah, anggota Komisi Keuangan Dradjad H. Wibowo mengaku terkejut karena baru mengetahui bahwa Agus Martowardojo belum melalui proses uji kelayakan. Menurut dia, pengakuan itu disampaikan Agus dalam rapat kerja antara Bank Mandiri dengan Komisi Keuangan hari ini. "Masak sembilan hari setelah (diangkat ) RUPS, proses fit and proper test-nya belum selesai," kata Dradjad.

Dradjad juga menegaskan, Menteri Negara BUMN Sugiharto dan Bank Indonesia perlu dimintai pertanggungjawaban seputar kasus ini. "Saya tahu, ada yang tidak bisa masuk hanya karena lulus fit and proper test. Jadi, test tersebut sangat krusial," katanya.

Dia menilai ada kelemahan dari aturan kewajiban mengikuti test tersebut oleh Bank Indonesia. "Saya yakin Agus akan lulus, karena track record-nya bagus. Ini lebih pada prosedur, tapi konsekuensinya besar sekali," ujarnya.


Tito Sianipar


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Peluncuran Niaga Global Access Bank Niaga di Fashion Cafe, Jakarta, 26 April 2001. [TEMPO/ Amatul Rayyani; K1A/285/2001; 20010522]. Suasana Bank Niaga cabang Sudirman, Jakarta, 27 April 2001. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20010509].
Peluncuran Niaga Global Access Bank Niaga
Bank Niaga
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi Bantah Melampaui Wewenang BI
Pengacara Maspion Group Akan Praperadilankan Polisi
Lativi Bantah Punya Kredit Macet di Bank Mandiri
Penyimpangan TI di Beberapa BUMN Diselidiki
Menteri Sugiharto Minta Bank Mandiri Perbaiki Citra
Masih Ada Perombakan Lanjutan di Mandiri
Bin Hadi : Operasional Bank Mandiri Tak Terganggu
Bank Permata Luncurkan Unit Syariah
Direksi BUMN Berstatus Tersangka Akan Diganti
Bank Danamon Naikkan Bunga Deposito
> selengkapnya...


Referensi

Latar Belakang Gugatan BDB
Kronologi Kondisi Keuangan PT. BDB Tahun 2002-2004
Profil Miranda Swaray Goeltom
Profil Burhanuddin Abdullah
Status Pengutang BPPN
> selengkapnya...

Website

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
Bank Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pagi Ini, Rusia Angkat Kaki dari Georgia
Saham di Bursaa Jepang Sesi Pagi Turun 0,67 Persen
Bush Tuntut Rusia Segera Keluar dari Georgia
Penyerang Kroasia Mulai Berlatih di Persiba
Australia: Indonesia dan Australia Akan Memperoleh Keuntungan dari Perdagangan Bebas

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data