Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

PTPN IX Targetkan 148 Ribu Ton Gula
Selasa, 24 Mei 2005 | 11:22 WIB

TEMPO Interaktif,
Solo
:PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX menargetkan produksi gula pada musim giling tebu tahun ini akan mencapai 148 ribu ton. Hasil produksi gula sebanyak itu diperoleh dari tanaman tebu seluas 30 ribu hektar dan digiling di delapan pabrik gula yang masih tersisa di Jawa Tengah.

Sementara itu, kebutuhan gula di Jawa Tengah mencapai 30 ribu ton setiap bulannya. “Untuk mencukupi kebutuhan gula yang masih kurang, PTPN IX akan mengimpor raw sugar,” ujar Kepala Bagian Pemasaran PTPN IX, Roeswanto, Selasa (24/5).

Gula produk lokal tersebut hanya mencukupi kebutuhan masyarakat Jawa Tengah selama empat bulan. Selama ini, sebagian besar kebutuhan gula masih tergantung pada impor yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan milik negara dan swasta.

Roeswanto tidak ingat persis jumlah gula impor yang akan didatangkan pihaknya untuk menutupi kekurangan kebutuhan gula di Jawa Tengah tersebut. Menurut dia, saat ini di Jawa Tengah masih terdapat delapan pabrik gula, diantaranya PG Mojo, Sragen, PG Tasikmadu Karanganyar, PG Gondang Baru Klaten, PG Rendeng Kudus, PG Sragi Pekalongan dan lain-lain.

Musim giling dimulai sejak awal Mei lalu. “Dibandingkan dengan tahun lalu, luas areal tanaman tebu mengalami pertambahan. Tahun lalu ada 28.800 hektar, jadi naik sekitar 1.800 hektar,” ujar Roeswanto.

Ia mengungkapkan, pada musim giling tebu tahun ini ada empat investor yang melakukan kontrak untuk membeli gula dari petani, dengan harga dasar sebesar Rp 4.000 per kilogram. Harga tersebut di atas dari harga dasar gula yang ditetapkan Menteri Perdagangan sebesar Rp 3.800. Imron Rosyid

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Tumpukan gula pasir impor dari Thailand di pelabuhan Belawan, Medan. [TEMPO/ Robin Ong; 31D/281/2000; 20001114]. Seorang pria mengangkat sekarung gula putih impor dari Thailand di pelabuhan Belawan, Medan. [TEMPO/ Robin Ong; 31D/281/2000; 20001114].<br>Dimuat majalah TEMPO 20020224-100
Gula Pasir Impor
Gula Impor
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gaji KPU Depok Habis Untuk Kembalikan Utang
Taufik Maroef Sakit, Sidang Ditunda
Mahasiswa Penghina Presiden Dituntut 10 Bulan
"Adiguna Layak Dihukum Seumur Hidup"
906 Polisi Akan Amankan Pemilihan Wali Kota Depok
Hakim Sedang Bacakan Putusan Waris Halid
Pokja Gula Kadin Siapkan Opsi
DPRD Batam : PTPN Cuma Calo
Harga Gula Rp 3.800 per Kg
Dewan Gula Tentukan Harga Gula di Tingkat Petani
> selengkapnya...


Referensi

UU RI No.7 Thn.1996 Tentang Perlindungan Pangan
Kepres RI No. 63 Thn.2003 Tentang Dewan Gula Indonesia

Website

Departemen Perindustrian dan Perdagangan RI
Departemen Pertanian


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data