Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Segera Ajukan Anggaran Biaya Tambahan ke DPR
Senin, 23 Mei 2005 | 16:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan segera mengajukan anggaran biaya tambahan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang terbagi dalam lima bagian untuk selanjutnya dimasukan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP).

Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla mengatakan, empat bagian anggaran itu meliputi dana untuk Badan Pelaksana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh, kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak, pembentukan departemen/lembaga baru, pemilihan kepala daerah serta anggaran pertahanan dan keamanan untuk TNI.

Pernyataan itu disampaikan Kalla seusai menggelar rapat koordinasi Panitia Monitoring Realisasi Pencairan Daftar Isian Pelaksana Anggaran pada Departemen/Kementerian Negara dan Lembaga Pemerintah Nondepartemen hari ini.

Menteri Keuangan Jusuf Anwar mengatakan, dalam rapat itu diputuskan lima pos tersebut menjadi prioritas untuk anggaran biaya tambahan. Dia juga menjelaskan, tambahan anggaran untuk TNI sebelumnya sudah pembahasan oleh pemerintah dan DPR>

Jusuh juga menjelaskan, selain anggaran biaya tambahan, rapat tadi juga membahas rampungnya pembahasan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran sejumlah 2.654 buah, termasuk 937 buah ditingkat lembaga pusat seperti departemen dan lembaga. Terdapat 53 kementerian dan lembaga departemen yang mengajukan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran. "Ini dibahas sejak 13 Maret," kata dia. "Rampungnya ini juga sebuah prestasi," kata dia.

Budi Riza


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Meneg BUMN : Anggaran TNI Akan Dinaikkan
Dana Cadangan Bisa Untuk Mensubsidi Pertamina
Asumsi Harga Minyak Akan Diubah
Anggaran Untuk Departemen Baru Sudah Final
Deplu Minta Tambahan Anggaran
Indef Minta RAPBN Perubahan 2005 Direvisi Total
DPR Sepakat Bahas APBN-P Awal Mei
Pemerintah Serahkan RAPBN-P 2005 kepada DPR
“Moratorium Bisa Turunkan Defisit APBN”
Pemerintah Susun APBN-P Berdasarkan Biaya Pembangunan di Aceh
> selengkapnya...


Website

Departemen Keuangan
Sekretariat Jenderal DPR RI


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Buruh Bentrok Dengan Satgas KJRI di Hongkong
Masyarakat Lebih Akrab dengan Mencoblos
Pemungutan Suara Pemilu 2009 Memakan Waktu Lebih Lama
Soetrisno Bachir Harapkan Gaet Pendukung Gus Dur
Biaya Operasional Pengelolaan Sampah Minim

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data