Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Meneg BUMN Enggan Komentari Dividen BNI
Kamis, 19 Mei 2005 | 11:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara BUMN Sugiharto enggan memberikan komentar seputar rencana pembagian dividen oleh PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk. karena menurutnya saham pemerintah di bank tersebut tidak 100 persen.

"Saya tidak punya kewenangan untuk mengumumkan pembagian dividen. Pemerintah hanya memiliki tidak 100 persen saham. Ada pemegang saham minoritas," kata Sugiharto, sebelum memulai rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Kamis (19/5). "Tinggal tunggu beberapa menit kok," tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Utama BNI Sigit Pramono mengatakan akan mengusulkan membagikan dividen atas laba bersih BNI sebesar 30 persen.

Mengenai posisi Sigit yang dikabarkan akan tetap bertahan sebagai direktur utama, Sugiharto juga enggan berkomentar. "Saya tidak mau melanggar Undang-Undang Pasar Modal. Saya takut melanggar undang-undang. Tinggal sebentar lagi kok," ujarnya

tito sianipar

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Direktur Utama Bank BNI, Saifuddien Hasan pada acara launching produk BNI  terbaru yaitu BNI Investement yang merupakan hasil kerja sama antara Bank BNI dan BNI Securities di gedung BNI '46 di Jl. Sudirman, Jakarta, 25 Oktober 2002. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K11A/167/2002; 20021209]. Direktur Utama Bank BNI, Saifuddien Hasan dan  Direktur Utama BNI Securities, Suryo Danisworo berbincang- bincang usai acara launching produk BNI  terbaru yaitu BNI Investement yang merupakan hasil kerja sama antara Bank BNI dan BNI Securities di gedung BNI '46 di Jl. Sudirman, Jakarta, 25 Oktober 2002. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K11A/167/2002; 20021209].
Saifuddien Hasan
Suryo Danisworo dan Saifuddien Hasan
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sigit Siap Kembali Pimpin BNI
BNI Usulkan Dividen 30 Persen
Sigit-Gatot Bakal Pimpin BNI
13 Bank Nasional Bentuk Sindikasi Kredit
BNI Secuirities Targetkan Kuasai 10 - 12 Persen Pangsa Pasar Reksa Dana
Adrian Waworuntu Dihukum Seumur Hidup
Sidang Kasus Pembobolan BNI Pondok Indah, Senin
BNI Menunggu Putusan BI Penerbitan Obligasi
Jaksa Kasus Adrian Berkukuh Tuntut Pidana Seumur Hidup
Rudi Sutopo dan Istri Saksi di Persidangan Pelanggaran Disiplin Polisi
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 32 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. BNI Tbk Dalam Rangka Program Rekapitalisasi Bank Umum
PP RI No. 52 Tahun 1999 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI ke Dalam Modal Perusahaan Perseroan (Persero) PT. BNI Tbk, Perusahaan Perseroan (Persero) PT. BRI, Perusahaan Perseroan (Persero) PT. BTN, dan Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Bank Ma

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Gratis BBM Setahun dari Chevrolet
Adu Mahir Observasi Bintang
Toyota Turunkan Target 2009
Polisi Jawa Barat Ingatkan Pelaku Pembajakan
Ketinggian Pohon Punya Batas

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data