Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

"Cina Tampung Kayu Ilegal Asal Indonesia"
Senin, 16 Mei 2005 | 20:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Pusat Informasi Kehutanan Transtoto Handadhari menyatakan, ada indikasi kuat Cina mengimpor kayu ilegal dari hutan Indonesia.

Menurut dia, indikasi ini terlihat dari laporan Pabean Cina yang memperkirakan bahwa Negeri Tirai Bambu itu telah mengimpor kayu jenis merbau sebanyak 894 ribu meter kubik sepanjang tahun lalu.

Kayu itu sebagian besar didatangkan dari Malaysia dan Papua Nugini. Padahal, di sisi lain, dari tahun ke tahun terjadi penurunan ekspor dari Papua Nugini.

Berdasarkan kenyataan itu, menurut dia, kemungkinan besar kayu merbau yang diimpor Cina merupakan kayu ilegal asal Indonesia. ?Karena Papua sangat terkenal dengan kayu merbau,? tuturnya di Jakarta kemarin.

Transtoto menyebutkan, berdasarkan data resmi dari Sociate General Survaillance (SGS), ekspor Papua Nugini sejak sembilan tahun terakhir menurun drastis. Menurut dia, hal ini terlihat dari tingginya volume ekspor kayu gelondongan jenis merbau pada tahun 1997 yang mencapai 167 ribu meter kubik, termasuk di dalamnya 26,4 meter kubik kayu merbau yang diekspor ke Cina.

Volume produksi itu, kata Transtoto, dari tahun ke tahun semakin menurun, yaitu menjadi 22 ribu meter kubik, lalu turun lagi menjadi 18 ribu meter kubik pada tahun lalu. ?Namun, SGS menjelaskan bahwa penurunan volume ekspor merbau dikarenakan Papua Nugini beralih menjadi pengekspor kayu gergajian," ujarnya.

Transtoto juga menyebutkan, berdasarkan data Departemen Kehutanan, penyelundupan kayu merbau dari Papua ke Cina setiap bulannya mencapai 300 ribu meter kubik. ?Kayu jenis merbau ini biasanya dibutuhkan untuk pembuatan lantai atau industri pengolah kayu di Cina yang sedang bangkit,? paparnya.

(rini kustiani)


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PPATK Selidiki 16 Transaksi Pembalakan Kayu
Meneg BUMN : Anggaran TNI Akan Dinaikkan
Presiden Ancam Pelaku Illegal Logging
Cina Tetap Ngotot Akan Beli Kayu Ilegal Indonesia
10 Persen Industri Kayu Tutup
Diduga Terlibat Illegal Logging, Dua Polisi Ditahan
Banyak Perusahaan Kayu di Papua Manipulasi Pajak
Operasi Hutan Lestari Hasilkan 69 Tersangka
Tiga WN Malaysia Segera Diadili
Kejaksaan Kembalikan Berkas Kasus Kepala Dinas Kehutanan Papua
> selengkapnya...


Website

Illegal Logging Response Center


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Penyidikan Korupsi PT Telkom Senilai Rp 110 Miliar Terancam Macet
Wakil Presiden: Cina dan Indonesia Saling Membutuhkan
Jumlah Peserta Jamkesmas Kurang dari Kuota Pemerintah
Menteri Pendidikan Tak Percaya Pengaduan Guru Kontrak di Sabah
Kapolda Jawa Barat Copot Dua Kapolsek

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data