|
Ekbis
Dipertimbangkan Penutupan Pabrik Pupuk di Aceh
Jum'at, 13 Mei 2005 | 10:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah mempertimbangkan kembali untuk menutup pabrik pupuk di Aceh, karena pemerintah belum dapat memasok gas seperti yang telah direncanakan. "Pemerintah sudah menghitung biaya antara memasok gas selama dua tahun dengan biaya memberi pesangon karyawan," kata Menteri Energi dan Sumebr Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro dalam rapat dengar pendapat dengan anggota Komisi VII DPR, Kamis (12/5) malam.
Ia menjelaskan, bahwa opsi baru itu untuk melihat kemampuan membeli gas pabrik pupuk atau dengan menutupnya. "Itu akan dibicarakan dalam sidang kabinet Senin (16/5) mendatang," tandasnya.
Purnomo mengungkapkan, masalah pabrik pupuk menjadi prioritas program 100 hari pemerintah. Kebijakan ditetapkan agar pabrik pupuk diberi pasokan gas sebanyak 12 kargo, tapi ternyata sejauh ini baru bisa tiga kargo. Pemerintah, akan mengusahakan penjadwalan ulang ekspor kargo gas dari pembeli luar negeri seperti Jepang, Taiwan maupun Korea, atau membeli dari pasar spot. Namun, sayangnya hingga saat ini negara-negara pengimpor tersebut menolaknya.
Selama ini, di Aceh terdapat tiga pabrik pupuk yakni, pupuk Iskandar Muda I dan II serta AAF (Aceh ASEAN Fertilizer). Ketiga pabrik pupuk tersebut, tidak mendapatkan kargo gas karena menurunnya produksi gas di lapangan gas Arun yang dikelola ExxonMobil Indonesia.
Anggota DPR dalam kesimpulan rapat dengar pendapat tetap meminta agar pemerintah tidak menutup pabrik pupuk di Aceh. Mmuhammad Fasabeni
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro tertawa saat mendengarkan penjelasan salah seorang staf Deputi I menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat pada acara jumpa pers mengenai kebijakan pengurangan subsidi bahan bakar minyak tahun 2002 di kantor Meneg Komunikasi dan Informasi Jalan Merdeka Barat Jakarta , 23 Januari 2002 [ TEMPO/Bagus Indahono; K8A/121/2002; 2002 ]](/hg/photostock/2005/04/01/s_K8A12104_high_thumb.jpg) |
![Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Purnomo Yusgiantoro (kanan) berbincang-bincang dengan Ketua Komisi VIII, Irwan Prayitno (kiri) sebelum mengadakan rapat mengenai perkiraan harga jual dan subsidi BBM tahun anggaran 2003 di Gedung Nusantara I MPR/DPR Jakarta, Kamis, 14 November 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223]](/hg/photostock/2004/12/27/s_BC2002111401_high_thumb.jpg) |
| Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
|
|
| Purnomo Yusgiantoro dan Irwan Prayitno
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|