|
Ekonomi Bisnis
Faisal Basri : Ilmu Doktor Yudhoyono Tak Diamalkan
Rabu, 11 Mei 2005 | 23:06 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya:Disertasi Susilo Bambang Yudhoyono, berjudul Memberantas Kemiskinan
Melalui Pembangunan Pertanian, ternyata cuma di atas kertas. Setelah menjadi Presiden, menurut ekonom Faisal Basri, kebijakan ekonomi Presiden Yudhoyono tidak berpihak kepada kalangan miskin yang sebagian besar berlatar belakang pekerjaan di bidang pertanian. "Kami minta menjadi roh bagi pemerintahannya. Karena sebaik-baiknya ilmu adalah yang diamalkan,"ujar Faisal di depan forum seminar Percepatan Interaksi antara UKM dan Bank di Gedung WTC Surabaya, Rabu (11/5).
Menurut Faisal, disertasi bukan sekadar syarat jadi Doktor supaya waktu jadi presiden semakin mentereng. Ia
menganggap, jika Presiden Susilo meyakini disertasinya,
maka itulah yang seharusnya menjadi urat nadi perekonomian Indonesia. Disertasi itulah, yang menjadi
upaya untuk menggerakkan seluruh syaraf perekonomian.
"Disertasi itu bukan untuk menambah keren sewaktu akan jadi presiden. Sudah keren kan Pak SBY, jadi kalau ada
doktornya makin keren kan,"ujarnya.
Sunudyantoro
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|