Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Indeks Menguat, Jual Saham Rokok
Selasa, 10 Mei 2005 | 08:52 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) masih akan menguat hari ini, Selasa (10/5). "Rencana pembagian dividen oleh emiten mempengaruhi penguatan indeks," kata analis Sinar Mas Sekuritas Alfiansyah kepada Tempo.

Stabilnya rupiah dan kinerja laporan keuangan emiten untuk triwulan pertama yang cukup bagus ikut mempengaruhi penguatan indeks hari ini.

Selain itu, secara teknis pun tren indeks masih positif. IHSG diperkirakan bergerak pada 1.076-1.093.

Rekomendasi saham untuk aksi beli di antaranya TLKM (Telekomunikasi Indonesia), ASII (Astra Internasional), UNTR (United Tractors) AALI (Astra Agro Lestari), BBCA (Bank Central Asia), PTBA (Tambang Batubara Bukit Asam).

Untuk aksi jual, Alfiansyah merekomendasikan GGRM (Gudang Garam) berkaitan dengan rencana naiknya pajak cukai rokok. HMSP (HM Sampoerna) pun direkomendasikan untuk dijual karena harganya sudah terlalu tinggi. Saat ini price earning ratio (PER) HMSP sudah di atas 20 kali. "Kalau mendekati level 10.500-10.600, jual,"kata Alfianyah.

Sedangkan saham yang lebih baik ditahan antara lain DUTI (Duta Pertiwi), SMRA (Summarecon Agung), dan BUMI (Bumi Resources). Jumlah saham BUMI yang beredar saat ini, cukup tinggi, sekitar 19 miliar lembar saham. Laporan keuangan BUMI pun bagus.

Saham ENRG (Energi Mega Persada) dan ADHI (Adhi Karya) direkomendasikan untuk profit taking dulu.

Fanny Febiana

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Peluncuran saham Bank Central Asia (BCA) di Bursa Efek Jakarta (BEJ), 31 Mei 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/238/2000; 20000705].<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010729-004 Peluncuran saham Bank Central Asia (BCA) di Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jakarta, 31 Mei 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/238/2000; 20000705].
Bursa Efek Jakarta
BEJ
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Rupiah Melemah, Indeks Naik
Presiden: Pemerintah Berkoordinasi dengan BI Untuk Jaga Nilai Tukar Rupiah
Presiden Sidak BEJ
Darmin: Bapepam Akan Revisi Aturan Pemilihan Direksi BEJ
IHSG Tak Bisa Dijadikan Tolok Ukur
Inco Tambah Investasi untuk Naikkan Kapasitas Produksi
Saham Perbankan Cenderung Menguat
Dukungan Ganda Calon Direksi BEJ Diberi Kesempatan
Pemerintah Siap Lepas Saham di BCA dengan Harga Premium
Indeks Diperkirakan Masih Cenderung Melemah Hari Ini
> selengkapnya...


Referensi

Kronologis Perseteruan Ongko vs BFI Finance
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data