|
Ekonomi
Analis Memperkirakan Rupiah Hari Ini Bakal Menguat
Selasa, 10 Mei 2005 | 03:44 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pialang valas PT Bank Niaga Tbk. Emanuel Krisnijayanto memperkirakan, rupiah hari ini masih akan menguat ke level Rp 9.470 per dolar Amerika Serikat. Namun, bila gagal, rupiah diperkirakan bisa menembus ke level Rp 9.500 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada transaksi kemarin cenderung stabil dan ditutup menguat tipis 5 poin menjadi Rp 9.480 per dolar AS dari posisi akhir pekan lalu yang mencapai Rp 9.485 per dolar AS.
"Pergerakan rupiah yang stabil ini, karena pasar belum agresif membeli dolar," kata Emanuel.
Selain itu, menurut dia, langkah intervensi kuat Bank Indonesia menjaga rupiah di pasar dan adanya aliran dana asing masuk ke pasar modal membuat tekanan terhadap rupiah tak begitu besar. "Permintaan dolar yang terjadi masih terimbangi pasokan yang ada," katanya.
Sementara itu, indeks bursa Jakarta kemarin masih naik 11,932 poin (1,12 persen) ke posisi 1.080,207. Kenaikan indeks dipicu menguatnya saham Telkom (3,33 persen0, Mandiri (4,19 persen), Indosat (1,57 persen), dan Danamon (5,21 persen).
"Aksi beli saham berlanjut karena dorongan rencana perusahaan memberikan dividen," kata Harris Dalimunthe, analis PT BNI Securities.
Menurut Harris, indeks yang berada di level kritis itu sangat dipengaruhi faktor global dan rupiah. Bila indeks bertahan di atas 1.080, ada potensi indeks akan ke 1.095. Jika gagal, akan turun ke 1.066.
Karena itu, dia menyarankan, sebaiknya investor lebih selektif dalam membeli saham, terutama pada saham yang tahan guncangan faktor ekonomi.
Muchtar Wijaya – PDAT
INDEKS BERITA LAINNYA :
|