Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi

UKM Indonesia dan Amway Kerja Sama
Senin, 09 Mei 2005 | 17:02 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Usaha Kita Makmur (UKM) Indonesia dan PT Amway Indonesia bekerja sama untuk membeli dan memasarkan beras dan jagung dari 120 petani.

Menurut Presiden Direktur UKM Indonesia Eva Riyanti Hutapea, perusahaannya akan membeli beras dan jagung dari 120 petani dengan harga lebih tinggi sekitar Rp 200 per kilogram dari harga pasar. Sedangkan Amway Indonesia akan memasarkan produk tersebut.

Bahan baku minyak jagung dibeli dari petani jagung di Bantul dan Kebumen dengan lahan seluas 70 hektar dan menghasilkan jagung sebesar 300 ton. "Kami membeli jagung dan beras dengan tunai," kata Eva di Jakarta hari ini.

Sedangkan untuk beras, UKM Indonesia membeli beras dari Alam Makmur (pedagang beras), di Cianjur, Jawa. Barat. "Memang sulit memutus mata rantai beras yang begitu panjang. Jadi saat ini kami belum bisa langsung membeli gabah dari petani, sehingga harus membeli dari pedagang," ujarnya.

Menurut Eva, dana yang diperoleh untuk membeli kedua komoditi tersebut diperoleh dari modal usaha serta kredit dari Bank Mandiri, Bank Negara Indoensia dan Bank Niaga. "Namun, sekarang kami baru mendapatkan dana dari Bank Mandiri yang nilainya miliaran (rupiah)," ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Amway Indonesia Koen Verheyen mengatakan, pendistribusian kedua komoditas itu dilakukan melalui Amway Distribution Centre dan Amway Produkct Centre dengan yang tersebar di Jawa, Bali, dan Sumatera.

Menurut dia, perusahaan akan menjual harga minyak jagung dengan harga Rp 31 ribu per liter dan mulai dipasarkan pada awal Juni. Sedangkan beras seharga Rp 27 ribu per lima kilogram, yang sudah dipasarkan sejak Februari. Sampai awal Mei, penjualannya sudah mencapai 135 ton.

Rini Kustiani – Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pengrajin industri rumah tangga membuat kaca lampu petromak yang berasal dari limbah kaca di Ciampea, Bogor, 2 Mei 2001. [TEMPO/ Arie Basuki; K1A/272/2001; 20010519]. Pengrajin wayang golek di Bogor, 2 Mei 2001. [TEMPO/ Arie Basuki; K1A/272/2001; 20010519].
Pengrajin Kaca Lampu Petromak
Pengrajin Wayang Golek
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

IFC Sediakan US$ 4,6 Juta untuk UKM
Pasar Uni Eropa Terbuka Bagi Indonesia
Perbankan Nasional Alokasikan Rp 60 Triliun untuk Usaha Kecil
Telkom Kucurkan Rp 129,5 Miliar untuk Industri Kecil pada 2005
Pemenang Dji Sam Soe Award Diumumkan Besok Malam
198 UKM Lolos Seleksi Dji Sam Soe Award
Pemerintah Tetap Alihkan Dana Pembinaan Koperasi ke Permodalan Nasional Madani
UKM Bebas Biaya Sertifikasi
16 Pengusaha Makanan Terima Penghargaan Best Seller Award 2004
Petani Kelapa Sawit Terima Kucuran Dana Rp 33,9 Miliar
> selengkapnya...


Referensi

Masalah Buruh-Pengusaha Belum Terpecahkan, Pengangguran Terus Bertambah
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2000 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Instansi Pemerintah
UU No. 21 Tahun 2000 Tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
> selengkapnya...

Website

Depnakertrans
International Labour Organization
Asosiasi Pengusaha Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk30 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data