Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Conoco Philips di Musi Banyuasin Terancam Tutup
Jum'at, 06 Mei 2005 | 04:44 WIB

TEMPO Interaktif, Palembang:Bupati Musi Banyuasin, Alek Noerdin menyatakan, pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin meminta perusaha yang beroperasi di daerah itu mentaati aturan yang ada di daerahnya. Karena jika tidak taat, Pemkab tidak segan-segan untuk menghentikan operasi mereka. "Kami tidak takut investor akan lari dengan kebijakan ini karena saat ini investor kan, mau penegakan hukum , tentu mereka tahu aturan hukum yang ada,"ujar Alek Noerdin di kantornya.

Saat ini di Sekayu, investor dari Cina sedang melakukan studi untuk bidang pertambangan. "Mereka saat ini lagi di lapangan jumlah 28 orang dari berbagai ahli pertambangan,"ujar Alek.

Sebelumnya, Dinas Pertambangan dan Energi (Dispertamben) Kabupaten Musi Banyuasin berencana menyetop pengoperasian PT.Conoco Philips yang berlokasi di Kecamatan Babat Toman, Musi Banyuasin, karena perusahaan tersebut belum mengantongi izin kelistrikan .

Menurut Kasubdin Energi, Dispertamben Muba, Robert Heri dalam waktu dekat akan melakukan pencabutan pemakaian listrik pihak Conoco, karena selama ini perusahaan tersebut diketahui belum mengantongi izin kelistrikan. "Penyetopan izin itu merupakan langkah terakhir pihak Pemda Muba melalui Dispertemben karena sudah ke tiga kalinya, karena selama ini perusahaan itu sudah diberikan himbauan secara tertulis agar pihak perusahaan dapat mengantongi izin mengenai pemakaian kelistrikan yang melebihi 100 KVA,"ujarnya.

Izin kelistrikan itu sesuai dengan Undang-undang No.15 tahun 1985 tentang ketenaga listriskan . Bila tidak, maka akan dikenakan sanksi pidana maksimal 5 tahun dan dikenakan denda Rp 5 miliar.

Menurut, Heri, selain itu tercantum juga dalam Perda No. 35 tahun 2002 yang isinya tentang pemberian izin usaha kepentingan sendiri dan umum serta usaha penunjangnya. "Langkah tegas ini dimaksud agar pihak perusahaan dapat mentaati peraturan sesuai dengan Undang-undang maupun Perda yang berlaku,"katanya.

Sejauh itu, banyak perusahaan yang berdiri di Musi Banyuasin baik perkebunan maupun pertambangan yang telah membayar izin kelistrikan baru sekitar 40 persen. "Sedangkan sisanya tersebut masih membandel, padahal telah diberikan surat peringatan agar dapat mengantongi izin kelistrikan,"kata Heri.

Arif Ardiansyah


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pengeboran minyak Caltex di Riau [Buku Pipeline to Progress Caltex; 20001110].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010107-117 Pengeboran minyak di sumur Kayan I Cekungan Melawi Timur, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, 1986. [ TEMPO/Junaini KS; 12C/221/86; 20000705 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20000716-079
Pengeboran Minyak Caltex
Pengeboran Minyak
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Cina Jajaki Investasi Batubara di Musi Banyuasin
Caltex Minta Insentif dari Pemerintah
PLN Bekasi Rugi Rp 26 Milyar
Listrik Segera Nyala di Pulau Tidung
Pemerintah Pangkas Prosedur Perizinan
Tower Dijarah, Jawa-Madura Terancam Gelap
PLN Bayar Tunggakan BBM ke Pertamina
Investasi Swiss akan Dinaikkan Dua Kali Lipat
Mengenang Politisi Dingin, Buya Ismail Hasan Metareum
Indonesia Jajaki Hubungan Dagang dengan AS
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Rajawali Nusantara Indonesia
PP RI No. 75 Tahun 2001 Tentang Perubahan Kedua Atas PP No. 32 Tahun 1967 Tentang Pelaksanaan UU No. 11 Tahun 1967 Tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pertambangan
UU RI No. 22 Tahun 2001 Tentang Migas
> selengkapnya...

Website

Departemen Keuangan
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
PT PLN (Persero)
Bursa Efek Surabaya


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk04 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data