|
Ekbis
Menteri Pertanian Tandatangani MoU dengan Republik Fiji
Senin, 02 Mei 2005 | 16:51 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pertanian Anton Apriyanto mendatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Menteri Pertanian, Gula, dan Pertanahan Republik Fiji, Ilaitia Bulidiri Tuisese tentang pengadaan alat dan mesin pertanian, serta perkarantinaan.
Pola kerjasama itu juga melibatkan Japan International Corporation Agency (JICA). “MoU ini merupakan kelanjutan dari kerjasama tahun lalu,” kata Anton di Jakarta, Senin (2/5).
Kerjasama antara Indonesia dan Fiji, menurut dia, sesungguhnya sudah dijalin sejak April 2004. Pada saat itu direalisasikan dengan memberi bantuan teknis berupa 10 unit traktor tangan dan proyek percontohan penanaman padi, menyediakan tenaga ahli pertanian, pelatihan, serta penyediaan benih padi. “Bantuan ini diberikan dalam bentuk hibah,” katanya.
Mengenai dana yang akan diberikan JICA untuk menunjang kerjasama ini, Anton mengatakan belum ada jumlah konkret yang akan diberikan. “Namun, mereka (JICA) telah memberikan green light untuk itu,” ujarnya.
Pada bagian lain, Anton mengungkapkan bahwa dalam pertemuan dengan koleganya itu, dirinya menawarkan kepada Fiji untuk ekspor gula ke Indonesia. Kalau negara itu punya harga yang bersaing, tidak menutup kemungkinan untuk ekspor gula ke Indonesia.
“Tidak hanya Fiji, kami juga menawarkan ekspor gula dari berbagai negara saat dilakukan Asia Africa Summit, seperti ke Malawi dan Switzerland,” ujarnya. Namun, kata Anton, dari pihak Fiji belum memberikan tanggapan lebih lanjut.Rini Kustiani
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|