Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Jusuf Kalla : Pemerintah Tak Ingin PIM Tutup
Sabtu, 30 April 2005 | 01:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan pemerintah tidak memiliki keinginan sama sekali untuk menyebabkan industri yang penting seperti pabrik pupuk PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Nanggroe Aceh Darussalam, ditutup.

Masalahnya, menurut Kalla, karena harga gas yang sebesar 6 US dollar untuk tiap MMBTU sekarang ini. Akan dibutuhkan subsidi untuk membeli gas yang dibutuhkan pabrik tersebut. Apabila akan membeli 6 atau 7 kargo gas yang dibutuhkan, PT.PIM membelinya dengan 3 dollar per-MMBTU, berarti pemerintah harus mensubsidi 50 persen-nya. Jika dihitung subsidi yang harus dikeluarkan untuk PIM adalah sebesar 250 juta US dollar per tahunnya. "Nah, persoalannya memang anggaran kita tidak cukup untuk mensubsidi sebesar itu untuk industri. Bukan mau tidak mau, tetapi tidak punya cukup anggaran untuk mensubsidi pada saat ini,"kata Kalla.

Selain itu, karena masalah keamanan di Aceh yang begitu lama, blok A pabrik tersebut yang semestinya berproduksi sejak beberapa tahun lalu, tak digarap. Akibatnya suplai gas ke tempat itu jadi menurun. "Karena sudah mempunyai kontrak jangka panjang yang tidak bisa dihindari karena memang yang mengelola disana adalah Exxon, maka kita harus membelinya dari pasar spot,"katanya.

Pemerintah saat ini masih menghitung dan mempelajari untuk mensubsidi pabrik tersebut. "Karena ini juga berarti harus disubsidi dari APBN,"katanya. Untuk membeli 1 kargo gas saja, seharga 25 juta US dollar. Jika disubsidi 50 persen-nya, berarti pemerintah harus mensubsidi sebesar 12,5 juta US dollar. "Kalau 6 kargo setahun itu kan berarti subsidi-nya sekitar 200 juta dollar, jadi sementara dihitung dulu kemampuan budget kita, jadi bukan karena mau tidak mau," kata Kalla.

Dimas Adityo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), M Jusuf Kalla memberi keterangan pers perihal evaluasi pelaksanaan penyaluran dana konpensasi pengurangan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) 2000 dan 2001 di kantor Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Jakarta, 14/06/02. [TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/114/2002; 20020701]. Menteri koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), M Jusuf Kalla memberi keterangan pers perihal evaluasi pelaksanaan penyaluran dana konpensasi pengurangan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) 2000 dan 2001 di kantor Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Jakarta, 14/06/02. [TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/114/2002; 20020701].
M Jusuf Kalla memberi keterangan pers
M Jusuf Kalla memberi keterangan pers
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Wapres : Tak Akan Ada Lagi Titipan Menteri
Karyawan PT PIM Unjuk Rasa
Kalla: Pemerintah Perlu Naikkan Cukai Rokok
Kalla Janji Hapus Kemiskinan Dalam Tiga Tahun
Pemerintah Menilai Persiapan KAA Hampir Rampung
KTT Asia Afrika Terancam Gempa
Jusuf Kalla : Tidak Ada Berbicara Merdeka
Pejabat Jadi Tersangka Akan Dinonaktifkan
Busway II dan III Dipastikan Berbahan Bakar Gas
Kalla: Evakuasi di Nias Selesai Dalam 1-2 Hari
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Akbar Gandeng Wiranto Hadapi Jusuf Kalla
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”

Website

PT Pupuk Iskandar Muda


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data