|
Tuntut Pemerintah Segera Pasok Gas
Karyawan PT PIM Unjuk Rasa
Kamis, 28 April 2005 | 10:41 WIB
TEMPO Interaktif, Lhokseumawe:Sekitar seribu karyawan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam menggelar unjuk rasa, Kamis (28/4). Mereka menuntut pemerintah segera memastikan pasokan gas ke perusahaan itu.
Aksi yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB itu berjalan damai. Alasan keterbatasan gas untuk PT PIM, menurut Agus Nasution yang mewakili pengunjuk rasa, tidak masuk akal. Sebab, gas yang sekarang di ekspor ke Jepang dan Korea Selatan berasal dari ladang Gas PT Arun yang letaknya tak jauh dari PIM. “Jika itu terjadi sama saja PT PIM mati di lumbung Gas,“ ujar Agus dalam orasinya.
Sejak gas Arun ditemukan pada 1975, papar Agus, hingga 2004 pemerintah telah mengekspor lebih dari 3.900 kargo ke Jepang dan Korea. Pada 2005, pemerintah kembali menandatangani kontrak jual gas ke kedua negara itu sebanyak 75 kargo, sedangkan yang di butuhkan PT PIM dan AAF hanya 12 kargo.
“Jadi tidak benar gas alam tidak ada, yang benar pemerintah telah menjual gas alam Aceh dan membiarkan pabrik di aceh tutup,“ teriak Agus lantang.
Para pengunjuk rasa juga meminta agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merealisasikan janjinya ketika berkampanye dulu. Ketika kampanye di Mesjid Bujang Salim, Krueng Geukuh, Lhokseumawe, Yudhoyono pernah berjanji akan melakukan Upaya-upaya untuk menghidupkan kembali perusahaan yang sudah kritis seperti AAF dan PIM. Imran M.A.
INDEKS BERITA LAINNYA :
|