|
Ekonomi Bisnis
BCA Buy Back Sahamnya Lagi
Rabu, 27 April 2005 | 18:51 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur dan CFO PT. Bank Cantral Asia Tbk Jahja Setiaatmadja menyatakan, BCA merencanakan untuk membeli kembali saham-sahamnya sebesar 5 persen. Menurutnya, jika dihitung dengan angka kasar, 5 persen berarti sekitar 600 juta lembar saham dan membutuhkan dana sekitar Rp 2,1 triliun.
Pembelian kembali atau buy back share itu dilakukan BCA karena dari segi permodalan, BCA merupakan bank yang memiliki kecukupan modal (CAR) sebesar 26 persen. "CAR kami di atas ketentuan minimal yang berlaku, yaitu 8 sampai 10 persen,"kata Jahja, Rabu (27/4).
Sementara itu, ada tuntutan dari para investor untuk membagi deviden. Menurut Jahja, jika deviden dibagi terlalu besar, maka pada suatu saat nanti, misalnya 10 tahun dari sekarang, BCA akan membutuhkan equity yang semakin besar. "Jika sekarang kami membagikan deviden yang besar, maka nanti harus buat right issue dan belum tentu pada saat itu market-nya baik, sebab itu kami melihat dengan melakukan pembelian saham kembali, maka dikemudian hari saham itu bisa dijual kembali dengan harga yang lebih besar," ujarnya.
Untuk buy back share, ada dua persyaratan yang harus dipenuhi. "Pertama, harus ada persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa, dan kedua harus ada ijin dari Bank Indonesia,"kata Jahja.
Rini Kustiani
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|