Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah akan Reaktivasi Negosiasi dengan ExxonMobil
Rabu, 27 April 2005 | 16:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan melakukan negosiasi dengan ExxonMobil untuk mengembangkan daerah pengeboran minyak di Cepu. Pasalnya, sumber minyak ini dinilai belum dieksplorasi sama sekali.

\"Dua daerah baru yang potensial menjadi sumber minyak seperti Cepu dan Kepala Dua, yang merupakan penemuan raksasa (giant discovery) sejak 2001 belum dieksplorasi sama sekali, " kata Menteri Negara BUMN Sugiharto di Jakarta, Rabu (27/4), di Jakarta.

Ia menjelaskan, jika negosiasi antara pemerintah dan ExxonMobil dilakukan kembali, akan berpotensi mengembangkan daerah Cepu tersebut. Belum dieksplorasinya daerah tersebut, kata dia, disebabkan masih ada sengketa antara pemerintah dan ExxonMobil.
Sedangkan Medco dan Santos tidak mampu meningkatkan produksi minyak di Selat Madura.

Mmenurut Sugiharto, pertumbuhan produksi minyak lima tahun mendatang bisa mencapai 20 persen. "Indonesia bisa kembali menjadi net-eksportir. Kkekhawatiran kenaikan harga minyak dimitigasi secara signifikan, " tuturnya.

Sugiharto menjelaskan, kekuatan mata uang tergantung pada kekuatan fundamental ekonomi, yakni investasi luar negeri (FDI) dan kondisi neraca pembayaran. Dari data yang ada, kata dia, angka reserve life index di Indonesia adalah kecil. \"Artinya Indonesia lebih banyak mengimpor dibandingkan ekspor,\" katanya. ariyani

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Penerangan, Harmoko pada acara pelantikan Direktur Utama (Dirut) TVRI di Departemen Penerangan (Deppen), Jakarta, 1992. [TEMPO/ Hidayat SG; 12D/077/1992; 20030410]. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Meneg BUMN), Laksamana Sukardi (kiri) dan Dirut BRI, Rudjito (kanan) dalam acara paparan publik PT Bank Rakyat Indonesia/ BRI (Persero) di Jakarta, Senin, 13 Oktober 2003. [TEMPO/ Taufik Subarkah; Digital Image; 20031013].
Harmoko
Laksamana Sukardi dan Rudjito
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BTN Minta Wacana Merger Dihentikan
Penyelamatan Kertas Aceh, Pemerintah Pilih Kerjasama Operasi
Sugiharto Tidak Bantah Pergantian Direksi Garuda dan Merpati
Pemerintah Tak Akan Beli Kembali Aset BUMN yang Terjual
Kerugian Bank BUMN Akibat Bencana Tsunami Tembus Rp 60 Miliar
Hari Ini Menteri BUMN Rapat Pertama Kali
Bank Mandiri Jajaki Dua Opsi Pembiayaan
Bank Bumi Putera Jajaki Penerbitan Saham Baru
Pelaksanaan Keputusan Pengoperasian JORR-S Macet
IPO Jasa Marga Diserahkan ke Pemerintahan Baru
> selengkapnya...


Referensi

Latar Belakang Perusahaan Pengelola Aset Negara (PPA)
Profil Syafruddin Arsyad Temenggung
PP RI No.61 Thn. 2003 Tentang Perubahan Atas PP No.7 Thn.2003 Tentang Pendirian Perusahaan Umum (PERUM) BULOG
PP RI No.27 Thn.2003 Tentang Penjualan Sahan Milik Negara RI Pada Perusahaan Perseroan (Persero) PT.Bank Mandiri
PP RI No.26 Thn.2003 Tentang Penambahan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Sahan Perusahaan Perseroan (Persero) PT.Bank Mandiri
> selengkapnya...

Website

Kementerian BUMN


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data