Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Meneg BUMN Segera Panggil Komisaris Bank Mandiri
Selasa, 26 April 2005 | 16:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara BUMN, Sugiharto, menyatakan sedang menyelidiki kasus hilangnya 24 bilyet deposito atas nama PT Timor Putra Nasional (TPN). Sugiharto juga telah meminta laporan tertulis dari Komisaris Bank Mandiri mengenai hal tersebut. "Itu sedang diselidiki. Saya minta laporan tertulis dari Dewan Komisaris Bank Mandiri (Bank Mandiri) untuk melaporkan ke Menteri Keuangan dan saya,"kata Sugiharto di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (26/4).

Sebanyak 24 bilyet deposito atas nama PT Timor Putra Nasional telah raib di Tim Pemberesan Badan Penyehatan dan Perbankan Nasional (BPPN). Nilai 24 bilyet yang hilang itu, diketahui sebesar Rp 8 miliar.

Berdasarkan laporan internal Tim Pemberesan BPPN, seharusnya terdapat 30 bilyet deposito asli di Kustodian Tim Pemberesan. Namun, menurut Caretaker Koordinator Pelaksana Tim Pemberesan BPPN, Harry Sukadis, sampai saat ini baru enam bilyet yang teridentifikasi.

Sugiharto yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Pemberesan BPPN, akan menggelar rapat dalam beberapa hari mendatang dengan pihak-pihak yang terkait. "Untuk memaparkan tidak hanya soal TPN, tapi account-account yang sejenis yang menurut laporan PPA (Perusahaan Pengelola Aset) cukup banyak di Bank Mandiri dan bank-bank lainnya,"kata Sugiharto.

Menurut Sugiharto, ada kemungkinan PT TPN memiliki rekening di bank-bank lain selain Bank Mandiri. Namun Sugiharto tidak menyebut bank yang dimaksud. "Menurut PPA, ada, maka itu sedang ditelusuri,"ujarnya. Sugiharto juga sudah meminta bank-bank yang memiliki rekening tersebut untuk melaporkannya kepada Menteri Keuangan atau Tim Pemberesan BPPN.

Tito Sianipar


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menteri BUMN Bicarakan Status Direksi Bank Mandiri
Menteri BUMN : Direksi Bank Mandiri Diganti 16 Mei
Menteri BUMN : Inventarisir Kredit Bermasalah Bank Mandiri
Mandiri Akui Ada Bilyet Timor yang Cair
Hasil Audit BPK : Penyimpangan di Bank Mandiri Mengkhawatirkan
Bin Hadi : Direksi Bank Mandiri Tidak Hati-hati
Lin Che Wei Calon Kuat Dirut Danareksa
Perjanjian Ekstradisi dengan Singapura Semakin Jelas
Menteri Negara BUMN : Harry Sukadis Pemohon Pencairan Dana Timor
Pemerintah Tahan Pencairan Dana PT Timor di Bank Mandiri
> selengkapnya...


Referensi

Kasus-kasus Korupsi di Indonesia
Program-program Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh Memberantas KKN
ICW : Buka Kembali Kasus Korupsi yang Di SP3
> selengkapnya...

Website

Bank Indonesia
Kementerian BUMN
Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD)


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data