|
Ekbis
Tunggakan Pajak PT Timor Rp 1 Triliun
Senin, 18 April 2005 | 18:38 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Jenderal Pajak Hadi Poernomo mengatakan PT Timor Putra Nasional (TPN) pada 2002 masih memiliki tunggakan pajak kepada pemerintah sebesar Rp 1 triliun. Hingga sekarang, tunggakan itu masih belum dibayar.
"Saya enggak ingat persisnya, tapi sekitar Rp. 1 triliun," kata Hadi kepada wartawan seusai rapat dengan Menteri Keuangan Jusuf Anwar di Departemen Keuangan, Senin (18/4).
Ia mengaku tidak dapat berbuat lebih jauh terhadap tunggakan pajak PT TPN tersebut. Sebab, kasus itu telah dimenangkan oleh PT TPN. "Dia kan menang di pengadilannya. Kalau putusan pengadilan di Mahkamah Agung (MA) dan PK (Peninjauan Kembali) sudah dimenangkan dia (PT. TPN)," papar Hadi.
Menteri Negara Pembinaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sugiharto, Jum’at (15/4) lalu mengungkapkan telah memerintahkan agar Bank Mandiri menunda pencairan dana sebesar Rp 1,017 triliun kepada PT TPN.
PT TPN merupakan produsen mobil merek Timor yang dulu dimiliki Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Namun, karena kreditnya di Bank Bumi Daya dan Bank Rakyat Indonesia lebih dari Rp 4 triliun macet, perusahaan itu diserahkan kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional. Suryani Ika Sari dan Tito Sianipar
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Mar'ie Muhammad di kantornya, Jakarta, 1991. [TEMPO/ Rully Kesuma; 07D/367/1992; 20040713]](/hg/photostock/2004/12/17/s_07D36702_high_thumb.jpg) |
![Dari kiri: Hadi Purnomo (Direktur Jenderal/ Dirjen Pajak), Eddy Abdurrahman (Dirjen Bea dan Cukai), Boediono (Menteri Keuangan), dan Rini M.S. Suwandi (Menteri Perindustrian dan Perdagangan) sebelum melakukan Penandatangan Kerjasama Pertukaran Dokumen di kantor Departemen Perindustrian dan Perdagangan, Jakarta, 3 Maret 2004. [TEMPO/Dwi Djoko Sulistyo; K21A/159/2004; 20040604].](/hg/photostock/2004/12/10/s_K21A15905_high_thumb.jpg) |
|
|
| Hadi Purnomo, Boediono, dll
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|