|
Ekbis
Menteri Pertanian Dukung Perpanjangan Kredit Petani
Senin, 18 April 2005 | 17:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pertanian Anton Apriantono mendukung perpanjangan masa pembayaran
kredit petani yang disalurkan melalui Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan (LUEP) hingga 15 Desember 2005. “LUEP masih membutuhkan dana itu untuk membeli gabah petani,” kata Anton saat menerima anggota LUEP se Jawa Tengah di kantornya, Senin (18/4).
Menurut dia, LUEP yang bersedia membeli gabah petani sesuai dengan ketentuan pemerintah justru sangat membutuhkan dana ini karena bulan April adalah saat berlimpahnya hasil panen.
Saat ini, LUEP se Jawa Tengah telah mendapatkan kredit sebesar Rp 24 Miliar dari Departemen Keuangan yang mendapat jaminan dari Departemen Pertanian. Dana itu telah cair pada 28 Februari 2005, dan jatuh tempo pembayaran 15 April 2005. “Kami masih membutuhkan dana itu untuk membeli gabah petani pada musim panen sekarang,” kata Suyatmo, Koordinator LUEP Kabupaten Cilacap.
Ia mengungkapkan, sejak cairnya kredit, LUEP telah mengolah dana tersebut sampai empat kali lipat dari dana semula. “Jadi total dana yang telah kami gunakan untuk membeli gabah petani sebesar Rp 116 Miliar,” katanya.
Selain membeli gabah petani, menurut Suyatmo, LUEP juga berusaha menjual gabah petani kepada Dolog sebesar Rp 1.765 per kilogram dan menjual beras ke pasar umum sebesar Rp. 2.500 per kilogram.
Pada bagian lain Anton mengaku tengah memperjuangkan agar dana kompensasi BBM untuk raskin sebesar Rp. 4,6 triliun, sebesar Rp 530 miliar dapat disalurkan untuk LUEP. Rini Kustiani
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|