|
Ekonomi Bisnis
Menneg BUMN Tunggu Rekomendasi Komisaris Pertamina
Senin, 18 April 2005 | 02:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara BUMN Sugiharto masih menunggu rekomendasi dari Komisaris PT Pertamina (persero) seputar pergatian direksi perusahaan minyak milik negara tersebut.
"Semuanya itu nanti tergantung rekomendasi dari komisaris," kata Sugiharto kepada Tempo di Jakarta pada akhir pekan lalu, ketika ditanya seputar rencana pergantian jajaran direksi Pertamina.
Tempo kemudian menghubungi telepon seluler milik Komisaris Utama Pertamina Martiono Hadianto, guna mendapatkan konfirmasi lebih lanjut. Namun telepon selulernya tidak aktif.
Sugiharto sendiri membantah bahwa dirinya telah mengusulkan kepada jajaran direksi Pertamina untuk mengundurkan diri dari jabatannya masing-masing. "Nggak, yang bilang begitu siapa, nggak ada," ujarnya.
Ditanya mengenai rencana pergantian Direktur Keuangan Alfred Rohimone, Sugiharto menjawab, "Saya belum sempat me-review kembali case-nya," ujarnya sembari masuk ke dalam mobilnya.
Rencana pergantian jajaran direksi Pertamina akhir-akhir ini semakin santer dibicarakan. Hal itu terkait dengan kasus penjualan dua unit kapal tanker raksasa yang melilit Pertamina.
Komisi Pengawas Persaiangan Usaha dalam keputusannya yang dibacakan 3 Maret 2005 menyatakan proses tender penjualan VLCC ini melanggar UU No.5/1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.
Harga jual dari hasil tender dinilai jauh lebih rendah dari harga pasar saat itu. Akibatnya, potensi penerimaan negara hilang sebesar Rp 180-504 miliar.
tito sianipar
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|