Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Proyek Infrastruktur PU Terganjal Minimnya Dana
Jum'at, 15 April 2005 | 05:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pembangunan infrastruktur Departemen Pekerjaan Umum (PU) selama lima tahun mendatang masih terganjal kurangnya dana. Dari invesatsi yang diperlukan senilai Rp 225 triliun, pemerintah hanya mampu membiayai Rp 127 triliun.

Hal ini terungkap dalam makalah Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto yang dibacakan Sekjen PU Budiman Arif dalam Seminar Nasional Manajemen Proyek di Jakarta, Kamis (14/4). “Kami berharap pihak swasta mau berpartisipasi menutup sisa biaya sebesar Rp 98 triliun,“ kata Djoko yang dikutip Budiman.

Menurutnya, peran serta pihak swasta dalam pembiayaan infrastruktur telah sesuai dengan komitmen pemerintah yang mereformasi kebijakan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dalam menarik minat swasta berinvesatsi di bidang infrastruktur PU.

Program pembangunan infrastruktur PU dalam lima tahun ke depan akan diarahkan pada tiga sasaran utama yang terkait pada agenda utama kabinet bersatu dalam rangka mewujudkan Indonesai yang aman dan damai, adil dan demokratis serta lebih sejahtera.

“Untuk mendukung terwujudnya Indonesai yang aman dan damai dukungan infrastruktur akan diarahkan pada daerah perbatasan,“ kata Djoko. Hal itu dimaksudkan untuk meletakkan perannya sebagai beranda depan dan pintu gerbang internasional.

Bentuk pembangunan infrastruktur tersebut yakni berupa penanganan pada jaringan jalan, sumber daya air dan infrastruktur perumahan dan pemukiman di pulau-pulau terpencil dan daerah terisolir.

“Kami juga akan memperbaiki kerusakan infrastruktur di daeah konflik dan akibat bencana alam dengan tanggap darurat, khususnya daeah Aceh dan Nias,“ tutur Djoko.

Dalam mewujudkan sasaran kedua, yakni mendukung terwujudnya Indonesai yang adil dan demokratis, pihaknya akan mengembangkan organisasi yang efisien, tata laksana efektif dan SDM yang profesional. “Kami akan menerapkan prinsip-prinsip good governance terutama yang terkait dengan transparansi, akuntabilitas penegakan aturan dan peran serta masyarakat,“ ujarnya.

Sementara untuk mewujudkan sasaran yang ketiga, yakni mendukung terwujudnya Indonesai yang lebih sejahtera, akan difokuskan pada pemantapan sistem jaringan jalan baik kemampuan struktur maupun kapasitas jalan, sehingga akan mendukung pusat-pusat produksi yang akan mendorong investasi dan penciptaan lapangan kerja.

“Jaringan jalan itu akan kami kembangkan sesuai sistem kota,“ kata Djoko. Untuk mendukung itu, akan dilakukan percepatan investasi jalan tol dengan cara menerapkan reformasi seperti yang tertuang dalam UU Jalan No. 38/2004 dan PP yang berkaitan.

suryani ika sari


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sutiyoso Himbau Sekolah Libur Selama KAA
Trans Batam- Bintan Makan Biaya Rp. 3 Triliun
Proyek Infrastruktur Agar Lebih Diperhatikan Meneg BUMN
Jaringan Listrik di Nias dan Simeuleu Rusak
Peraturan Presiden Buat Rehabilitasi Aceh
DPRD Desak Walikota Segera Buat SK Baru
Perpres Badan Pelaksana Aceh Segera Diteken Presiden
Pembangunan Daerah Perbatasan Terkendala Masalah Dana
Menteri PU Batal Umumkan Pemenang Tender
Industri Gula Baru di Sembilan Propinsi
> selengkapnya...


Referensi

UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan

Website

PT Jasa Marga


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data