Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Asia Tenggara Jadi Target Tempat Pencucian Uang
Selasa, 12 April 2005 | 18:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Direktorat Penelitian Perbankan Bank Indonesia Murniastuti menyatakan, negara-negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia menjadi sasaran empuk untuk tempat pencucian uang dari luar negeri. Kendati Indonesia sudah memiliki sistem anti pencucian uang, namun impelementasinya masih lemah.

Menurut Murniastuti, para pelaku pencucian uang akan menggunakan bank-bank sebagai sasaran. “Sebagai penyedia fasilitas sistem pembayaran, bank berpotensi jadi sarana pencucian uang,” ujarnya di Jakarta, Selasa (12/4).

Dia menjelaskan, faktor rahasia bank yang cukup ketat di Indonesia cukup menguntungkan para pelaku. “Mereka akan memanfaatkan peraturan tentang rahasia bank sebagai tameng,” ucapnya. "Karena itu, know your consumer (KYC) di perbankan harus segera diterapkan.”

Jadi, KYC akan melindungi bank dari masuknya uang hasil pencucian secara preventif karena bank dapat mengetahui dari awal darimana nasabah memperoleh uangnya.

Bank Indonesia terus melakukan pengaturan dan pengawasan penerapan KYC di perbankan. Adapun langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Bank Indonesia adalah: menerbitkan ketentuan dan pedoman KYC, melakukan sosialisasi dan pelatihan, melakukan pemeriksaan, memberikan penilaian dan peringkat hingga pemberian sanksi kepada bank.

Dari hasil pemeringkatan Bank Indonesia per 31 Januari 2005 yang berskala 1 hingga 5 dari yang paling baik hingga paling buruk. Dari 32 bank yang diperiksa, ada 3 bank yang menduduki peringkat 1, 2 bank di peringkat 2, 22 diperingkat 3, dan 5 bank di peringkat 4. Sedangkan untuk peringkat 5, yang berarti paling buruk belum ada yang menempatinya. “Jangan sampai ada yang masuk ke peringkat 5,” katanya.

l dian


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data