Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

BNI Secuirities Targetkan Kuasai 10 - 12 Persen Pangsa Pasar Reksa Dana
Selasa, 12 April 2005 | 17:11 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Direktur Bank Negara Indonesia Securities, Suryo Danisworo, mengatakan tahun ini total Dana Kelolaan Reksa Dana BNI Securities dapat mencapai 10 - 12 persen dari total pangsa pasar dana Reksa Dana di Indonesia. "Total Dana Kelolaan Reksa Dana di Indonesia jumlahnya Rp 90 triliun," kata Suryo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/4).

Suryo juga mengakui tidak ada produk investasi yang aman sepenuhnya. "Namun likuiditas kami masih aman," kata Suryo. Menurutnya, BNI Securities tidak akan menambah dana yang besar untuk Reksa Dana. Namun BNI Securities melakukan cara jual one on one meeting. "Jadi lebih teredukasi," kata dia.

Ditengah gonjang-ganjing penarikan Reksa Dana besar-besaran (redemption), BNI Securities meluncurkan Reksa Dana BNI Dana Merah Putih. Target pasar dana Reksa Dana ini mencakup individual dan korporat dengan pembelian minimum Rp 1 juta dan maksimum 200 juta unit penyertaan. Dana awal dalam penawaran umumnya, adalah 107.500.000 unit penyertaan. Pemegang unit penyertaan ini tidak dikenakan biaya redemption, hanya dikenai biaya pembelian sebesar maksimum 0,1 persen dari jumlah pemesanan pembelian unit penyertaan.

Fanny

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Direktur Utama Bank BNI, Saifuddien Hasan pada acara launching produk BNI  terbaru yaitu BNI Investement yang merupakan hasil kerja sama antara Bank BNI dan BNI Securities di gedung BNI '46 di Jl. Sudirman, Jakarta, 25 Oktober 2002. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K11A/167/2002; 20021209]. Direktur Utama Bank BNI, Saifuddien Hasan dan  Direktur Utama BNI Securities, Suryo Danisworo berbincang- bincang usai acara launching produk BNI  terbaru yaitu BNI Investement yang merupakan hasil kerja sama antara Bank BNI dan BNI Securities di gedung BNI '46 di Jl. Sudirman, Jakarta, 25 Oktober 2002. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K11A/167/2002; 20021209].
Saifuddien Hasan
Suryo Danisworo dan Saifuddien Hasan
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mekanisme Meredam Gejolak Reksa Dana Segera Dibakukan
Ekonom Optimistis Pasar Reksa Dana Segera Pulih
Ekonom : Dana Bakal Masuk Lagi ke Reksadana
Bapepam Antisipasi Pengaruh Redemption
Adrian Waworuntu Dihukum Seumur Hidup
"Reksadana Butuh Kebijakan Pasar Penuh"
Sidang Kasus Pembobolan BNI Pondok Indah, Senin
BNI Menunggu Putusan BI Penerbitan Obligasi
Investasi Langsung Masih Belum Menjadi Tren
Jaksa Kasus Adrian Berkukuh Tuntut Pidana Seumur Hidup
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 32 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. BNI Tbk Dalam Rangka Program Rekapitalisasi Bank Umum
PP RI No. 52 Tahun 1999 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI ke Dalam Modal Perusahaan Perseroan (Persero) PT. BNI Tbk, Perusahaan Perseroan (Persero) PT. BRI, Perusahaan Perseroan (Persero) PT. BTN, dan Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Bank Ma

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data