Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

PLN Beri Keringanan Bagi Industri di Bandung
Selasa, 12 April 2005 | 14:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT PLN akan memberikan keringanan bagi industri yang terkena bencana banjir di wilayah Kabupaten Bandung pada pertengahan Februari lalu. Keringanan tersebut berupa pengurangan biaya beban listrik bagi industri yang benar-benar terkena bencana.

"Yang dikurangi hanya biaya beban bukan biaya pemakaian. Jumlah Industrinya saat ini masih dihitung bersama dengan Asosiasi Pengusaha," kata Eddie Widiono, Direktur Utama PLN, seusai mengikuti pelantikan ketua BP Migas, Selasa (12/4).

Menurut Eddie keringanan biaya beban tersebut akan dihitung berapa besarannya dan hal ini juga telah diatur dalam kontrak. Untuk besarannya, ia memperkirakan, tergantung pada berapa lama industri tersebut tidak mendapat pasokan listrik. "Ini kan bukan force majeur tapi memang PLN tidak bisa memasok karena banjir sehingga ada keringanan biaya beban," ujarnya.

Eddie menjelaskan bahwa biaya beban berlainan dengan abonemen. Biaya beban untuk industri sekitar 200 juta yang digunakan sebagai biaya untuk cadangan penggunaan kapasitas listrik. "Kalau abonemen kan biaya yang harus dibayar meski tidak memakai listrik,"tandasnya.

Seperti diketahui, sekitar 55 pabrik tekstil di Kabupaten Bandung saat itu terancam lumpuh karena bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Bandung pada pertengahan Februari lalu. Bencana itu membuat aliran listrik padam sehingga aktivitas produksi terhenti. Kerugian diperkirakan mencapai 100 juta dollar AS atau Rp 900 miliar. Muhamad Fasabeni --Tempo News Room

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Gedung PLN di Gambir, Jakarta, 7 September 2000. [ TEMPO/ M Safir Makki; 33D/224/2002; 20020508 ]. Gedung PLN di Gambir, Jakarta, 7 September 2000. [ TEMPO/ M Safir Makki; 33D/224/2002; 20020508 ].
Gedung PLN Gambir
Gedung PLN Gambir
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ratusan Hektare Tanaman Padi Rusak di Sumbawa
Sungai Barito Meluap, Barito Utara-Selatan Lumpuh
Perbaikan Bendung Bekasi Molor
Penyakit Pasca Banjir di Jambi
Banjir di Palembang Makin Meluas
Tiga Kecamatan di Sulbar Banjir
PLTU Sicanang Kembali Normal
Banjir Landa 2 Kabupaten di Kalteng
33 Persen Penerangan Jalan Umum Ilegal
Palembang Butuh 33 Kolam Retensi Agar Tak Banjir
> selengkapnya...


Referensi

Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Keppres RI No. 166 Tahun 1999 Tentang Tim Restrukturisasi dan Rehabilitasi PT. ( Persero ) Perusahaan listrik Negara
UU RI nomor 20 Tahun 2002 Tentang Ketenagalistrikan
Peta Banjir DKI Jakarta 2005
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi
> selengkapnya...

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data