|
Ekbis
Larangan Impor Beras Diperpanjang Hingga Desember
Sabtu, 09 April 2005 | 15:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Pertanian berencana memperpanjang larangan impor beras hingga Desember 2005. Sebab, menurut Menteri Pertanian Anton Apriantono, berdasarkan hasil evaluasi Deptan dan BPS, persediaan beras Indonesia yang mencapai 32 juta ton masih bisa diatasi dengan produksi dalam negeri.
“Kami akan evaluasi bulan depan secara menyeluruh, tentu harapannya akan diperpanjang sampai Desember,” kata Anton di Jakarta, Sabtu (9/4).
Mengenai adanya bencana banjir, serangan hama wereng, dan kekeringan, menurut dia, hal itu tidak terlalu berpengaruh terhadap hasil produksi beras dalam negeri. Indikasinya, total tanaman puso (gagal panen) hanya sebesar 1,23 persen. “Pengaruh itu tidak terlalu signifikan, hanya 1,23 persen. Jika dibandingkan tahun lalu (2004) sekarang malah lebih rendah,” kata Anton.
Seperti diketahui, larangan impor beras yang saat ini berlaku akan berakhir pada Juni mendatang. Suryani Ika Sari - Tempo News Room
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Bongkar muat beras import Cina di Pelabuhan III Tanjung Priok, Jakarta. [TEMPO/ Ilham Soenharjo; 45b/017/85; 2000/03/18].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20000326-105](/hg/photostock/2004/12/27/s_Beras01_high_thumb.jpg) |
![Bongkar muat beras impor di pelabuhan indonesia IV cabang makassar [Rini PWI; 29d/480/2000; 2000/05/27].](/hg/photostock/2004/12/27/s_29d48004_high_thumb.jpg) |
| Bongkar Muat di Tanjung Priok
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|