|
Ekbis
Dirjen Pajak Minta Bukti Soal Kebocoran Pajak
Rabu, 06 April 2005 | 17:22 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur Jenderal Pajak Hadi Purnomo menyatakan penerimaan pajak hingga akhir Maret 2005, sekitar Rp 63 triliun dari target di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sekitar Rp 255 triliun. Namun target ini telah dinaikkan menjadi sekitar Rp 300 triliun dalam APBN perubahan yang akan dibahas dengan DPR.
Jumlah pajak ini, kata dia, didasarkan pada laporan online kantor pajak di seluruh Indonesia. Ini belum termasuk pajak penghasilan minyak dan gas, pajak penghasilan valuta asing, pajak bumi dan bangunan, dan pajak lainnya.
Hal itu dijelaskan Hadi setelah bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla, Rabu (6/4).
Ditanya soal indikasi kebocoran seperti yang dilontarkan pengamat ekonomi Faisal Basri, Hadi meminta agar diberikan bukti. Untuk itu, ia mengaku telah mengirimkan surat kepada Faisal agar tuduhan itu disertai dengan bukti agar dapat ditindaklanjuti. Menurutnya, ia juga mengucapkan terimakasih dalam surat itu karena diberi informasi soal adanya kebocoran. Hingga saat ini, kata dia, Faisal belum memberikan bukti yang diminta.
Budi Riza
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|