Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Bapepam Antisipasi Pengaruh Redemption
Senin, 04 April 2005 | 13:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) Darmin Nasution mengatakan saat ini Bapepam sedang membicarakan hal-hal untuk menolong situasi akibat penarikan dana (redemption) reksa dana.

“Tapi sayangnya kalau saya ngomong ini menyangkut instansi lain (Bank Indonesia),” kata Darmin kepada wartawan di Gedung Bapepam, Senin (4/4).

Saat ini, kata Darmin, yang dapat dilakukan Bapepam adalah mempercepat penyelesaian Master Repo Agreement (MRA), supaya jika terjadi penarikan dana yang lebih besar, manajer investasi tidak perlu buru-buru menjual portofolionya. “Sehingga tidak mendorong harga menjadi jatuh,” ujarnya.

Selain itu, menurut Darmin, perlu adanya mekanisme untuk pembelian pada saat situasi harga obligasi sedang turun. “Mekanisme itu sedang kita coba adakan,” ujarnya. Di negara-negara lain mekanisme ini merupakan fungsi dari pemerintah (Departemen Keuangan) dan Bank Indonesia.

Situasi penarikan dana, menurut Darmin, sudah mulai mereda sejak dua-tiga hari terakhir. “Justru itu (penarikan dana besar-besaran) terjadi 10 hari yang lalu saat Amerika Serikat mengumumkan adanya kenaikan suku bunga The Fed,” ujarnya.

Meskipun terjadi penarikan dana besar-besaran, Darmin mengatakan penerbitan reksa dana structure fund tidak akan ditunda. Karena redemption merupakan respon dari pasar terhadap perubahan kebijakan di sektor keuangan. “Ini (redemption) suatu riak yang biasa,” ujarnya.

fanny febiana


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

"Reksadana Butuh Kebijakan Pasar Penuh"
Pemerintah Diminta Segera Terbitkan Standar Baku Perencana Keuangan
Investasi Langsung Masih Belum Menjadi Tren
Bappepam Minta Great River Public Expose 18 Februari Ini
FSI Luncurkan Reksadana Rp 200 miliar
RUPSLB Global Financindo Tak Jadi Bahas Stock Split
Bapepam Bentuk Dua Tim Pemeriksa Kasus Great River
Pemerintah Targetkan Akuisisi Bukit Asam Selesai Akhir Januari
Bapepam Periksa Perusahaan Efek Terkait Transaksi Saham Great Rivers
Komisaris Bank Global Limpahkan Kasus Ke Direksi
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal

Website

Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta
Badan Pengawas Pasar Modal


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data