Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi

OPEC Akan Tambah Produksi Minyak 500 Ribu Barel
Minggu, 03 April 2005 | 13:42 WIB

TEMPO Interaktif, Kuwait:Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan menggenjot dan menambah produksi minyak sebanyak 500 ribu barel per hari untuk menekan harga minyak.

Harga minyak mentah ringan (light sweet crude) untuk kontrak pengiriman Mei pada perdagangan di bursa komoditas berjangka New York Jumat (2/4) kembali melonjak US$ 1,25 menjadi US$ 56,65 per barel. Dalam penutupan perdagangan Kamis (1/4), harga minyak naik sebesar US$ 1,41 per barel.

Dengan demikian, harga minyak pada perdagangan akhir pekan lalu itu kembali mencetak rekor baru yang sebelumnya terjadi pada 17 Maret di mana harga minyak saat itu mencapai US$ 56,15 per barel. Sedangkan harga minyak Laut Utara Brent London untuk kontrak pengiriman Mei melonjak sebesar US$ 1,24 menjadi US$ 55,53 per barel. Bahkan sempat menyentuh level US$ 55,85 per barel.

Presiden OPEC Sheikh Ahmad Fahd al-Sabah mengatakan, harga minyak (Jumat) kembali mencapai rekor tertinggi. Bahkan dia memperkirakan, harga minyak bukan tidak mungkin bisa mencapai US$ 60 per barel. Kecuali, jika telah ada kepastian ketersediaan pasokan mencukupi.

"Kami sudah memonitor pasar dan kami akan menambah produksi," kata Sheikh Ahmed di Kuwait kemarin.

Menteri-menteri OPEC dalam pertemuan terakhirnya di Iran pada 16 Maret sudah memutuskan untuk meningkatkan produksi sebanyak 500 ribu per barel menjadi 27,5 juta barel per hari dan berjanji akan meningkatkan produksi lagi sampai harga minyak mencapai level yang stabil.
Negara-negara anggota OPEC, minus Irak, saat ini memproduksi sebanyak 28 juta barel per hari.

AFP/Grace


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Tetap Gunakan Asumsi Harga Dasar Minyak US$ 35 per Barel
Pemerintah Masih Mengkaji Keanggotaan OPEC
Asumsi Pemerintah Harga Minyak Dunia US $ 35
Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
PKB Pesimis dengan Rapat Konsultasi Presiden-DPR
Pemerintah Optimis Target Produksi Minyak 2005 Tercapai
Tim Ekonomi Indonesia Bangkit Himbau Pemerintah Tunda Naikan BBM
SPBSI Tolak Kenaikan BBM
Indonesia Kaji Kemungkinan Keluar dari OPEC
Harga Minyak Kembali Turun
> selengkapnya...


Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Persija Libas PSIS
Kebakaran di Bawah Gerbang Jalan Tol Kemayoran
Buruh Bentrok Dengan Satgas KJRI di Hongkong
Masyarakat Lebih Akrab dengan Mencoblos
Pemungutan Suara Pemilu 2009 Memakan Waktu Lebih Lama

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data