Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Batas Penyerahan Laporan Keuangan Emiten Hari Ini
Kamis, 31 Maret 2005 | 11:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Bursa Efek Jakarta (BEJ) Erry Firmansyah mengatakan pihaknya menunggu laporan keuangan emiten tahun 2004 sampai pukul 17.00 hari ini.

"Kami tunggu sampai jam kerja BEJ. Namun kalau emiten sudah menginformasikan kepada kami bahwa mereka dapat menyerahkannya pada jam sesudah itu, kami akan tunggu," kata Erry kepada Tempo, Kamis (31/3).

Jika emiten tidak dapat menyerahkan laporan keuangannya kepada BEJ hari ini, maka denda akan dikenakan pada emiten yang terlambat. "BEJ akan mengikuti aturan main yang berlaku," ujar Erry melanjutkan. Dalam hal ini, BEJ berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam).

Sampai saat ini, menurut Erry, TLKM (Telekomunikasi Indonesia) kemungkinan besar akan terlambat menyerahkan laporan keuangannya. "Satu atau dua hari yang lalu, Telkom sudah memberi tahu saya," kata dia.

Ketika ditanya emiten apa lagi yang sudah menyatakan diri terlambat menyerahkan laporan keuangannya, Erry mengatakan belum ada emiten yang sudah menyatakan terlambat. Begitupun dengan GRIV (Great River Internasional Tbk). "Tapi setahu saya GRIV sudah memberi tahu Bapepam," ujarnya.

Erry juga belum dapat memastikan berapa jumlah emiten yang belum menyerahkan laporan keuangannya. "Karena saat ini kami masih menerima laporan-laporan keuangan dari emiten," kata dia.

fanny febiana

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Para pialang saham merayakan penutupan perdagangan tahun 2002 dengan meniup terompet di Gedung BEJ/ Bursa Efek Jakarta, Jum'at, 27 Desember 2002. BEJ mencatat kinerja yang baik sepanjang tahun 2002 ini, total nilai transaksi di BEJ hingga akhir tahun 2002 mencapai Rp 120,31 triliun atau naik 23,37 persen dibanding tahun 2001.
[TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030122]. Direktur Utama (Dirut) PT Bursa Efek Jakarta (BEJ), Hasan Zein Mahmud, di Jakarta, 22 Januari 1992. [TEMPO/Sony Sumarsono; 08D/006/2004; 20040611].
Pialang BEJ
Hasan Zein Mahmud
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Indeks Masih Tertekan
Rupiah dan Saham Kembali Anjlok
Saham Perbankan Tertekan, IHSG Terkoreksi
Indeks Masih Menguat
Likuiditas Transaksi Saham Hari Ini Masih Tinggi
Saham-Saham Perbankan Naik
Indeks Masih Cenderung Terkoreksi
Investor Disarankan Hati-Hati Beli Saham HM Sampoerna
Philip Morris Indonesia Akuisisi HM Sampoerna
BEJ Hari ini Suspensi Bank Victoria
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data