|
Ekbis
Pertamina Naikkan Produksi 2005
Senin, 28 Maret 2005 | 18:53 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pertamina bertekad meningkatkan kembali produksi minyak 2005 di tujuh daerah operasi hulu. "Kami telah mengintruksikan peningkatan teknologi dalam pencarian minyak di tujuh daerah operasi Pertamina," kata Direktur Utama Pertamina Widya Purnama dalam Seminar Migas di Jakarta Senin (28/3).
Dia menjelaskan aktivitas produksi minyak dan gas Pertamina dan 74 mitranya pada 2004, sebesar 132,15 ribu barel per hari. Pada 2005, produksi akan ditingkat hingga 141,8 ribu barel per hari. "Peningkatan produksi ini diharapkan dengan optimalisasi produksi melalui Enhanced Oil Recovery," kata Widya.
Menurutnya, sejak beberapa tahun belakangan ini Pertamina telah melakukan kampanye produksi tahap lanjut (Enhanced Oil Recovery) dan peremajaan lapangan-lapangan tua (brown filed). "Untuk lapangan baru di tambun diharapkan produksinya akan meningkat hingga 12 ribu barel per hari," jelasnya. Saat ini lapangan tambun baru berproduksi 9 ribu barel per hari dan berada di Daerah Operasi Hulu Jawa Bagian Barat.
Lapangan lainnya untuk Daerah Operasi Hulu Jawa Bagian Barat adalah Pondok Tengah yang masih dalam proses persiapan pengembangan. Lapangan ini ditargetkan akan berproduksi pada 2009 sebesar 18 ribu barel per hari. Peningkatan produksi tahun 2005 juga diharapkan dari lapangan offshore X-ray (eks Arco) yang mampu berproduksi sekitar 2.000 barel per hari.
Dari wilayah Daerah Operasi Hulu Sumatera Barat Bagian Selatan, Pertamina berharap ada peningkatan pada lapangan-lapangan yang ada dengan dilakukan perbaikan dan penyelesaian fasilitas injeksi seperti di Talang Jimar. Peningkatan produksi dari daerah tersebut 3.000-4.000 barel per hari.
Pertamina juga berharap mendapat tambahan dari Kalimantan, yaitu dari lapangan Sangatta dan Bunyu, 2.000 barel per hari. Wilayah ini memiliki karakteristik cadangan (reservoir) yang berlapis dan sangat terbatas sehingga harus dikembangkan dengan hati-hati terutama dalam penetapan target.
Wilayah Daerah Operasi Hulu NAD dan Sumatera Barat Bagian Selatan diharapkan dari prospek dangkal (shallow prospect) di lapangan Rantau sebesar 2.000 barel per hari. Sedangkan dari DOH Jawa Timur berasal dari lapangan Kawengan, Sukowati, dan Semanggi diharapkan mendapat tambahan produksi 6.000-7.000 barel per hari pada 2005.
Muhamad Fasabeni
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Operasi pasar minyak tanah oleh Pertamina di Pondok Bambu, Jakarta, 2000. [TEMPO/ Awaluddin R; 31D/339/2000; 20001123].](/hg/photostock/2005/03/24/s_31d33907_high_thumb.jpg) |
![Operasi pasar minyak tanah oleh Pertamina di Pondok Bambu, Jakarta, 2000. [TEMPO/ Awaluddin R; 31D/339/2000; 20001123].](/hg/photostock/2005/03/24/s_31d33903_high_thumb.jpg) |
| Operasi Pasar Minyak Tanah
|
|
| Operasi Pasar Minyak Tanah
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|