|
Ekonomi Bisnis
Pergantian Kode Akses SLJJ Ditunda
Kamis, 24 Maret 2005 | 13:11 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Rencana penggantian kode akses SLJJ per 1 April 2005 kemungkinan akan tertunda. Karena pemerintah belum mengambil keputusan realisasi pelaksanaan penggantian kode akses tersebut. "Saya belum ada keputusan untuk itu. Saya masih menunggu Badan Regulasi Telematika Indonesia (BRTI),"kata Menteri Komunikasi dan Informasi, Sofyan Djalil, usai menghadiri seminar tentang telekomunikasi di Jakarta, Kamis (24/3).
Sofyan menyatakan, saat ini pemerintah masih mengkaji ulang kebijakan penggantian kode akses tersebut. Karena masih banyak hal-hal detail yang perlu dibahas secara menyeluruh.
Sofyan mencontohkan, mengenai masalah pembiayaan. Menurutnya, penetapan biaya tersebut jangan sampai memberatkan salah satu pihak. "Hal itu nanti bisa menyebabkan distribusi yang tidak wajar,"kata Sofyan.
Biaya itu, tidak hanya menyangkut biaya teknis seperti biaya interkoneksi, tetapi semua aspek. "Kami harus mencari biaya yang fair, dan tujuan kompetisi tercapai. Dan jangan sampai kepastian hukum tidak tercapai,"ujar Sofyan.
Pemerintah berencana mengganti kode akses Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ) dari 0 menjadi 01X. Namun, Telkom merasa keberatan dengan rencana tersebut. Menurut Telkom, penggantian kode akses akan membutuhkan biaya yang sangat besar, Rp 3 triliun. Sementara waktu yang diperlukan untuk sosialisasi juga cukup lama, yaitu lima tahun.
Lain dengan Indosat, yang menyatakan menerima rencana pemerintah itu. Menurutnya, penggantian kode akses tidak memerlukan biaya yang besar, serta waktu yang dibutuhkan untuk sosialisasi tidak terlalu lama. Dari hasil penghitungan Indosat, kemungkinan biaya yang dikeluarkan untuk penggatian kode akses hanya mencapai Rp 100 miliar.
Suryani Ika Sari
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|