Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Investasi Langsung Masih Belum Menjadi Tren
Rabu, 23 Maret 2005 | 13:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Theo F Toemion, mengatakan tren investasi di dalam negeri masih pada pasar uang, pasar modal dan surat berharga di Bank Indonesia. Menurutnya, tren ini harus diubah sehingga, dana yang menganggur di lembaga keuangan dapat disalurkan untuk investasi langsung. "Menyimpan di SBI atau Interbank itu sama saja menjarah bangsa sendiri," kata Theo usai diterima Wakil Presiden, Jusuf Kalla, di kantornya, Rabu (23/3).

Menurut Theo, jika dana disimpan dalam bentuk SBI, maka negara yang harus membayar bunganya. Ia meminta, kepada otoritas perbankan nasional untuk mendorong kalangan perbankan mengalokasikan dana lewat kredit. Ia juga mendukung langkah Bank Indonesia menurunkan tingkat suku bunga kredit hingga menjadi satu digit. "Wapres juga berpendapat begitu," kata dia.

Salah satu sumber pendanaan dalam negeri yang cukup besar untuk dimanfaatkan dalam investasi langsung adalah, dana pensiun. Ia menyarankan agar dana pensiun diinvestasikan dalam bentuk proyek-proyek seperti di sektor infrastruktur, yang akan marak pada tahun-tahun mendatang. Saat ini, kata dia, lembaga dana pensiun lebih berkutat menginvestasikan dananya pada produk reksadana.

BKPM sendiri, lanjut Theo, akan lebih menyibukan diri pada masalah promosi mengenai peluang investasi di Indonesia. Wapres juga memerintahkan BKPM, bersikap proaktif membantu penyelesaian masalah investasi di negeri.

Soal tren investasi luar negeri yang masuk ke Indonesia, ia mengatakan, cukup baik. Tapi data-data yang dimiliki lembaga yang dipimpinnya ini tidak cukup akurat. "Data-data ini lebih cenderung misleading," kata dia.

Budi Riza

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana kerja di pabrik elektronik PT Matsushita Kotobuki Electronics Industries Indonesia di Cikarang, Bekasi, 13 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K2A/006/2001; 20010629]. Suasana kerja di pabrik elektronik PT Matsushita Kotobuki Electronics Industries Indonesia di Cikarang, Bekasi, 13 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K2A/006/2001; 20010629].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jepang-Indonesia Bentuk Forum Kerja Sama Investasi
Menteri PU Batal Umumkan Pemenang Tender
India akan Bangun Pabrik Bajaj di Indonesia
“Investor Asing Akan Masuk ke Indonesia Setelah Pemerintah Hapuskan Regulasi Unfriendly
Bank Dunia: Birokrasi dan Korupsi Halangi Investasi
204 Daerah Bersaing Menjadi Tujuan Investasi
Pos Polisi Kawasan Industri Akan Menjadi Markas Polsek
Investasi PMA 2004 Menurun
FSI Luncurkan Reksadana Rp 200 miliar
Investor Tertarik Semua Proyek Infrastruktur Pemerintah
> selengkapnya...


Referensi

Profil Theodorus F. Toemion
PP RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Rajawali Nusantara Indonesia
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
UU RI No. 25 Tahun 2000 Tentang Program Pembangunan Nasional ( Propenas ) Tahun 2000-2004
> selengkapnya...

Website

Departemen Keuangan
Bursa Efek Surabaya


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Badai Gustav Menewaskan 22 Orang di Karibia
Moya dan Na Li Susah Payah ke Putaran Kedua
Digerebek, Lapak Judi Beromset Puluhan Juta Rupiah
Kombinasi Desain dan Fitur Mutakhir dari Canon
Bill Clinton Dukung Obama  

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data