Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Asumsi Pemerintah Harga Minyak Dunia US $ 35
Selasa, 22 Maret 2005 | 16:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan APBN-P (yang diperbaharui) tetap akan menggunakan asumsi minyak US$ 35 per barel. walaupun harga minyak dunia sampai saat ini mencapai US$ 57 per barel. "Kita selalu berharap harga minyak akan turun, terutama pada bulan April, Mei dan Juni,"katanya kepada para wartawan di Departemen Keuangan, Selasa (22/3).

Untuk saat ini, menurut Purnomo, pemerintah akan bertahan pada angka asumsi US$ 35 per barel karena asumsi tersebut didasarkan kisaran harga minyak rata-rata pertahun. "kita kan nggak tahu apa yang akan terjadi sembilan bulan mendatang,"ujarnya.

Menurut ketua LPEM UI Muhammad Ikhsan dalam diskusi Indonesian Institute siang tadi menyatakan harga minyak dunia untuk lima tahun ke depan tidak akan kurang dari U$40 per barel. Sebagai produsen minyak seharusnya Indonesia senang dengan harga minyak dunia yang tinggi berarti ada boom pemasukan negara. Kecuali pemerintah salah hitung antara produksi dengan impor yang masuk.

Evy Flamboyan Minanda


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Nelayan tradisional Muara Angke sedang mengisi solar ke dalam kapal yang akan dipakai berlayar, Jakarta, 22 Mei 2001. [TEMPO/ Awaluddin R.; 32D/346/2001; 20010621].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010902-122 Pembeli solar di pompa bensin/ SPBU 34-0134 Muara Angke, Jakarta, 22 Mei 2001 [TEMPO/ Awaluddin R.;32D/347/2001; 20010621].
Nelayan Mengisi BBM Solar ke Kapal
Pompa Bensin Muara Angke
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Wakil DPR: Pemerintah Diminta Kurangi Arogansi
Mahasiswa Sulsel Paksa Gubernur Tolak BBM Naik
Ruang Partai Demokrat dan Golkar Disegel
FPI : Haram Naikkan Harga BBM
Wakil Rakyat Kotor, Perlu Dibersihkan
Perundingan Soal Tarif Angkutan Bekasi Masih Alot
Rakyat Solo Duduki DPRD Minta BBM Turun
Sidang Paripurna Hari Ini Akan Voting 5 Opsi
Pemerintah Bantah Akan Naikan Tarif Listrik
Kwik Usul DPR Gunakan Hak Angket
> selengkapnya...


Referensi

Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data