Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi

Pertamina Perketat Pengawasan Peredaran Minyak Tanah
Kamis, 17 Maret 2005 | 22:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pertamina akan memperketat peredaran minyak tanah. Konsep yang kini masih digodok itu diantaranya dengan melakukan pengemasan, pewarnaan minyak tanah, dan reposisi pangkalan minyak tanah.

"Ini bertujuan agar pengendalian, pengawasan, dan pendistribusian ke masyarakat lebih efektif," kata Rahmat Drajat, Deputi Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina di Jakarta hari ini.

Menurut Rahmat, pengemasan akan dilakukan tidak dengan membangun pabrik pengemasan baru. "Minyak tanah akan dikirim ke pabrik dan dikemas," tambah Rahmat.

Selain itu, Pertamina juga akan kembali mewarnai minyak tanah menjadi hitam (blackening). Bahan yang digunakan juga berasal dari BBM dan kualitasnya tidak akan dikurangi. "Warnanya tidak akan hitam pekat tapi dapat membuat mesin rusak kalau dicampur," katanya.

Reposisi pangkalan minyak tanah dilakukan agar pangkalan dapat bertanggung jawab menyalurkan hingga ke kecamatan-kecamatan dan ke kelurahan. Pertamina akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan.

Seperti diketahui, minyak tanah pasca kenaikan BBM konsumsinya terus mengalami kenaikan. Dari 31,4 ribu kilo liter per hari menjadi 39,5 ribu kilo liter per hari atau naik 25 persen.

Kenaikan konsumsi minyak tanah ini ada kemungkinan terkait dengan penyalahgunaan melalui pengoplosan, mengingat semakin besarnya disparitas harga antara minyak tanah dengan bahan bakar jenis lainnya.

Muhamad Fasabeni - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Spanduk Protes Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) menyerukan agar bulan Juli 2001 Jakarta bebas bensin bertimbel dengan memakai masker di Bundaran HI, Jakarta, Minggu, 22 April 2001. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20010503].
Spanduk Bebas Bensin Bertimbal
Protes Komite Penghapusan Bensin Bertimbel
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PDIP Akan Hukum Anggotanya yang Setuju Kenaikan BBM
Sidang Paripurna DPR Tidak Hasilkan Keputusan
5 Anggota DPR Ajukan Judicial Review Kenaikan BBM
Hukuman Bagi Penimbun BBM Belum Maksimal
Buruh Paling Menderita Akibat Kenaikan BBM
Wakil Ketua DPR: Ada Peluang SBY Kena Impeachment
Aksi Mogok Makan Menentang Kenaikan BBM
Industri Bisa Dapat Minyak Murah dari Pangkalan Liar
Gubernur DKI Bahas Kenaikan Tarif Angkutan
Jarpuk Surakarta Keluhkan Kenaikan BBM
> selengkapnya...


Referensi

Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data