|
Ekonomi
Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
Kamis, 17 Maret 2005 | 21:45 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Harga minyak dunia kembali melonjak tajam, menyentuh titik US$ 56,96 per barel di bursa komoditas berjangka New York (New York Mercantile Exchange) hari ini.
Harga ini melebihi level tertinggi yang pernah dicapai tahun lalu, yakni US$ 55,54 per barel.
Kalangan pelaku pasar menyatakan, melambungnya harga minyak ini setelah Departemen Energi AS dan American Petroleum Institute mengumumkan stok minyak mentah untuk jenis bensin dan minyak distilasi, termasuk minyak pemanas, terus turun menjelang musim dingin.
Selain itu, permintaan minyak Asia yang meningkat, terutama konsumsi minyak dari Cina dan India, turut mendorong lonjakan harga minyak global.
Faktor lain yang menjadi biang keladi melambungnya harga minyak dunia adalah melemahnya kurs dolar AS, instabilitas politik di Irak, serta terorisme global yang memicu spekulasi dari para pengelola lindung nilai dan para investor pemain minyak dunia.
Harga minyak dunia yang terus melambung menimbulkan kekhawatiran investor pasar modal dunia. Karena lonjakan harga minyak dunia yang terus meroket ke rekor tertinggi diyakini akan memukul belanja konsumen.
Kecemasan ini sudah diperingatkan General Motor Corp. yang telah merevisi target kinerja perusahaannya. General Motor telah memangkas prospek laba kuartal pertama dan prediksi laba pada 2005. Peringatan General Motor ini memicu tekanan jual di bursa Wall Street.
Reuters/Afp/Muchtar Widjaja
INDEKS BERITA LAINNYA :
|