Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bisnis Waralaba Masih Terbuka Lebar di Indonesia
Kamis, 17 Maret 2005 | 15:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Prospek usaha Waralaba (franchise) di Indonesia masih terbuka lebar. Sampai 2000, baru sekitar 280 waralaba yang ada di Indonesia. Omzet penjualan yang dibukukan mencapai Rp 10 triliun.

Ketua Asosiasi Franchise Indonesia Anang Sukandar menjelaskan, saat ini jumlah waralaba mencapai 300 buah. Jumlah waralaba lokalnya sebanyak 125 buah.

"Jadi, masih ada peluang mengembangkan waralaba di Indonesia," ujarnya di Jakarta, Kamis (17/3).

Dari 125 pemain lokal, kata Anang, waralaba yang sebenarnya hanya 17 persen dan lainnya masih berupa business opportunity. Masuk dalam kategori waralaba lokal adalah ayam bakar wong Solo. Sedangkan yang termasuk business opportunity adalah burger merek Edam dan Daily Fresh.

Menurut Anang, untuk menjadi waralaba, selain harus harus memenuhi persyaratan standar, mereka juga harus sudah terbukti berhasil selama kurun waktu tertentu. Selain itu, untuk menjadi waralaba juga harus memiliki keunikan.

Waralaba yang ada di Indonesia saat ini lebih dari 50 persen berada di sektor makanan and minuman. Sutarto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Toko Swalayan/ toserba/ mini market Indomaret di kawasan Utan Kayu Jakarta, 27 Okt 2000. [ TEMPO/Awaluddin R.; 31D/403/2000; 20001216 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010722-118 Suasana di gudang Lipposhop.com di daerah Sunter, Jakarta [ TEMPO/ Awaluddin R; 32D/233/2001; 20010328 ].
Indomaret
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Matahari Proyeksikan 2005 Tumbuh 30 Persen
Presiden SBY : Parsel Diberikan Dari Yang Mampu Kepada Yang Tidak Mampu
Deperindag Mengaku Kesulitan Membendung Retail Asing
Tahun Ini Bisnis Ritel Diperkirakan Tumbuh 10%
Industri Otomotif Butuh Rp 70 triliun Untuk Retail Leasing
Indomaret Hanya Jual Rokok Bagi Pembeli di Atas 18 Tahun
Telkomsel Buka Gerai Baru
Regulasi Tentang Ritel Perlu Segera Dibuat
Ritel Asing Sulit Dibendung
Bank Lippo Terpilih Sebagai Bank Ritel Terbaik versi The Asian Banker
> selengkapnya...


Referensi

UU RI No. 15 Tahun 2001 Tentang Merek

Website

PD Pasar Jaya


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk36 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data