Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Menko Perekonomian Tetap Pertahankan Kenaikan Harga BBM
Rabu, 16 Maret 2005 | 13:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Koordinator Perekonomian Aburizal Bakrie mengatakan, pemerintah tetap mempertahankan kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) walaupun enam dari 10 fraksi DPR menolak kenaikan harga BBM pada saat rapat paripurna. "Saya kira tetap karena pemerintah mempunyai keyakinan, kenaikan tersebut adalah yang paling baik," ujarnya kepada wartawan di Departemen Keuangan, Rabu (16/3).

Ical kembali mengungkapkan asumsi pemerintah untuk menaikan harga BBM dengan menukar subsidi untuk rakyat miskin, yang dapat mengurangi enam juta orang miskin atau sekitar tiga persen.

Untuk mengatasi fraksi yang tidak setuju kenaikan harga BBM, menurutnya, akan dilihat siapa yang berwenang menetapkan hal tersebut. "Kita akan ada konsultasi dengan DPR mengenai penggunaan dana kompensasinya," ucapnya.

Mengenai kemungkinan difokuskannya dana kompensasi untuk pendidikan gratis dan pengobatan gratis seperti yang diusulkan oleh beberapa pihak, Ical mengungkapkan, hal tersebut akan dibicarakan dengan panitia anggaran DPR karena termasuk dalam penggunaan anggaran.

Ical menampik pernyataan beberapa pihak yang menyatakan kenaikan BBM dapat menyengsarakan rakyat. Menurutnya, golongan ekonomi menengah kebawah dan orang miskin akan merasakan pengurangan biaya hidup karena mendapat subsidi, sehingga rakyat miskin sangat diuntungkan dengan program tersebut.

Adapun pengucuran dana kompensasi menurutnya akan dilakukan segera. Namun seperti diketahui pengucuran dana kompensasi harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari DPR.

Evy Flamboyan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aburizal Bakrie dalam jumpa pers tentang perekonomian Indonesia pasca ledakan bom di Hotel JW. Marriot di Media Center, Jakarta, 19 Agustus 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/052/2003; 20030929]. Ketua Apindo Sofjan Wanandi (kiri) dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aburizal Bakrie dalam jumpa pers tentang perekonomian Indonesia pasca ledakan bom di Hotel JW. Marriot di Media Center, Jakarta, 19 Agustus 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/052/2003; 20030929].
Aburizal Bakrie
Sofjan Wanandi dan Aburizal Bakrie
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sidang Paripurna DPR Tidak Hasilkan Keputusan
5 Anggota DPR Ajukan Judicial Review Kenaikan BBM
Polda Intensifkan Pengawasan Penyaluran Minyak Tanah
Presiden Tolak Turunkan Harga BBM
Ada yang Curigai Penunjukan PT. Askes
Pendataan Keluarga Miskin Di Purwakarta Baru 40,47 Persen
Menkes Tunjuk Askes
Mahasiswa Nusa Tenggara Barat Protes Harga Minyak
Empat Anggota DPR akan Ajukan Uji Materiil
Presiden akan Jelaskan Semuanya
> selengkapnya...


Referensi

Profil Aburizal Bakrie
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data