Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Indeks Masih Cenderung Terkoreksi
Rabu, 16 Maret 2005 | 10:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Transaksi saham di Bursa Efek Jakarta (BEJ) hari ini, Rabu (16/3), masih akan didominasi aksi ambil untung. Pasalnya, banyak spekulasi yang dilakukan investor dalam strategi permainan saham. Spekulasi ini antara lain disebabkan berita akuisisi HM Sampoerna (HMSP) oleh Philip Morris Indonesia yang di luar dugaan.

Gejolak harga saham rokok ini juga berpengaruh pada saham di sektor lainnya. "Saat ini saham lapis kedua sudah terlalu tinggi kenaikannya. Dikhawatirkan saham ini akan terjun tajam," kata analis Sinar Mas Sekuritas, Alfiansyah kepada Tempo.

Investor masih disarankan untuk berhati-hati dalam memainkan saham HMSP. "Karena price to earning ratio (PER) HMSP sudah terlalu tinggi," kata Alfiansyah. Kondisi PER HMSP dua hari lalu (14/3) hampir mencapai 20 kali. Sedangkan dalam kondisi pasar normal, PER berkisar 11-12 kali. "Dengan melihat nilai wajar melalui PER-nya, risiko investasi saham ini akan tinggi," kata dia.

Banyaknya aksi ambil untung menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini masih akan terkoreksi. Walaupun kemarin, indeks sudah terkoreksi, yaitu melemah 4,481 poin pada level 1.119,001. IHSG hari ini diperkirakan bergerak pada kisaran 1.109-1.125.

Rekomendasi saham untuk beli antara lain AALI (Astra Agro Lestari) berkaitan dengan rencana ekspansinya, BBCA (Bank Central Asia) yang trennya masih positif, TLKM (Telekomunikasi Indonesia) yang saat ini mengalami pola arah terbalik, dan BMRI (Bank Mandiri (Persero)) yang banyak mengeluarkan aksi korporasi belakangan ini.

Dengan adanya rencana penurunan tarif seluler dari pemerintah, Alfiansyah juga merekomendasikan saham ISAT (Indosat) untuk ditahan dulu. Begitu pula dengan saham CTRA (Ciputra Development) yang juga direkomendasikan untuk ditahan berkaitan dengan rencana restrukturisasi keuangannya.

Alfiansyah juga melihat kemungkinan penguatan saham HMSP masih ada, walaupun terbatas. Sedangkan untuk saham GGRM (Gudang Garam), ia menyarankan investor untuk jual. Saham INDF (Indofood Sukses Makmur Tbk) dan UNVR (Unilever Indonesia) juga direkomendasikan untuk dijual.

Fanny Febiana

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana penawaran umum saham PT Telkom, Jakarta, 1996 [Dok. TEMPO; R1A/341/1996; 20010323]. Kantor Danareksa di Plaza Bapindo lt 18-19, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, 31 Mei 2002. [TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/124/2002; 20020629]<br>Dimuat majalah TEMPO 20021103-120, 20020609-137
Kantor Danareksa
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Investor Disarankan Hati-Hati Beli Saham HM Sampoerna
Philip Morris Indonesia Akuisisi HM Sampoerna
Indeks Hari Ini Berpeluang Terkoreksi
BEJ Hari ini Suspensi Bank Victoria
Indeks Naik Terbatas
Indeks Cenderung Menguat
Indeks Kembali Catat Rekor Baru
Pergerakan Indeks Hari Ini Cenderung Naik
Saham Lapis Kedua Perkuat IHSG Hari Ini
IHSG Ditutup Menguat Pada Level 1.094,596
> selengkapnya...


Referensi

Kronologis Perseteruan Ongko vs BFI Finance
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data