|
Ekbis
Mentan: NTT Belum Rawan Pangan
Selasa, 15 Maret 2005 | 14:13 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Pertanian Anton Apriyantono menegaskan belum terjadi rawan pangan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). "Yang terjadi itu baru gagal panen, belum ditetapkan sampai rawan pangan," kata Anton usai memberikan pengarahan dalam rapat koordinasi pengamanan harga gabah di Departemen Pertanian, Selasa (15/3).
Menurut Anton terjadinya gagal panen di NTT kemungkinan disebabkan kelambanan pengawasan dari Badan Ketahanan Pangan. Biasanya, kata dia, untuk mengantisipasi hal itu badan ketahanan pangan yang terbentuk mulai dari tingkat provinsi hingga Kabupaten ini segera berkoordinasi bila terjadi suatu masalah, sehingga pemerintah segera bertindak. "Tapi mungkin karena konsentrasi kami kemarin banyak ke hal lain seperti penanggulangan bencana di Aceh dan sebagainya, sehingga kami luput melihat itu (gagal panen) secara jeli," ujar Anton.
Sebelumnya banyak diberitakan, tujuh dari 16 kabupaten/kota di NTT terancam rawan pangan. Pasalnya berbagai komoditas yang ditanam petani seperti padi, jagung dan sorgum tidak dapat tumbuh normal atau cepat layu dan mati. Kondisi tersebut dipicu rendahnya curah hujan di daerah tersebut.
Khairunnisa
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|