|
Ekonomi & Bisnis
Pemerintah Akan Terima Moratorium dari Paris Club
Senin, 14 Maret 2005 | 14:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan menerima tawaran moratorium utang luar negeri dari negara-negara kreditor yang tergabung dalam Paris Club. Total utang luar negeri yang akan ditunda pembayarannya mencapai US$ 2,6 miliar.
?Karena ini kondisinya khusus, akibat tsunami, jadi syarat IMF dan asas komparabilitas terhadap utang swasta, tidak ada. Sebab itu, kami akan ambil tawaran moratorium,? papar Meneg Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Sri Mulyani Indrawati di gedung DPR, Jakarta, Senin (14/3).
Dia memaparkan, pemerintah saat ini sedang memperhitungkan beban akibat penundaan pembayaran utang selama setahun tersebut. Sebab, penundaan itu membuat beban pembayaran utang bergeser ke lima tahun mendatang sejak 2006.
Menurut Sri Mulyani, karena jumlah utang yang ditunda cukup besar sedangkan untuk pembangunan Aceh tidak ada anggaran khusus dalam APBN 2005, maka alokasinya akan dibicarakan saat revisi APBN 2005 nanti.
Bagja Hidayat
INDEKS BERITA LAINNYA :
|