Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

PU Berharap Keppres Pembebasan Lahan Segera Keluar
Jum'at, 11 Maret 2005 | 14:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Pekerjaan Umum (PU) berharap pemerintah segera mengeluarkan keputusan presiden baru tentang masalah pertanahan mengingat pembangunan jalan umum seringkali mengalami kendala pembebasan lahan, seperti yang terjadi pada pembangunan Jalan Lingkar Luar Jakarta (JORR).

Direktur Sistem Jaringan Prasarana Departemen Pekerjaan Umum Eduard T. Pauner menilai, Keppres No. 55 Tahun 1993 tentang Tanah Untuk Kepentingan Umum masih belum bisa memecahkan masalah pembebasan lahan yang selalu menjadi kendala dalam membangun sarana jalan untuk umum.

Keppres tersebut, kata Eduard, sudah berada di tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Tinggal menunggu disahkan," ujarnya saat dihubungi Tempo, Jumat (11/3).

Eduard menyatakan, dalam Keppres baru itu azas musyawarah antara pemilik lahan dan pemerintah dibatasi 90 hari sejak penawaran. "Kalau Keppres sebelumnya tidak dibatasi waktu. Harus sampai mufakat, berapa lama pun waktunya," katanya.

Jika telah lewat 90 hari, maka pemerintah dapat membeli lahan lewat pengadilan di mana harga disesuaikan dengan harga pasar. "Idealnya, harga rata-rata antara harga pasar dengan harga jual objek pajak," katanya. Pengadilan selanjutnya yang akan berurusan dengan pemilik lahan.

Namun, menurutnya, pemerintah juga tidak boleh sewenang-wenang membeli tanah lewat pengadilan. Syarat yang harus dipenuhi adalah minimal 51 persen dari lahan di lokasi proyek telah menjadi milik pemerintah.


Suliyanti Pakpahan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana aksi protes pijar membebaskan jalan tol dengan poster bertuliskan  bayar tol sama dengan memperkaya cendana, bis ppd di jl. Gatot Subroto, Jakarta [Bodi Chandra/ DR; 2000/05/22]. Suasana aksi protes pijar membebaskan jalan tol dengan poster bertuliskan  bayar tol sama dengan memperkaya cendana, kembalikan hak kelola tol kpd negara di jl. Gatot Subroto, Jakarta [Bodi Chandra/ DR; 2000/05/22].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

DPRD Dukung Pemblokiran Ruas JORR
Prakualifikasi Tol Depok Dimumumkan Senin Depan
Tuntut Ganti Rugi, Warga Tanam Pisang di Jalur JORR
DKI Minta Tol Depok Sesuai RTRW Jakarta
Tol Cinere-Jagorawi Akan Dibangun Sejajar Jalur Pipa Gas Alam
Pemerintah Kembali Tender Jalan Tol Mei-Juni 2005
Pasuruan Investasi Rp 439 Miliar untuk Jalan Tol
Warga Minta Pemda Transparan Soal Tol Depok
Darmaningtyas: Tol Depok Hanya Untungkan Industri Otomotif
Jasa Marga Mulai Garap Empat Proyek Tol September-Oktober
> selengkapnya...


Referensi

UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan

Website

PT Jasa Marga


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Persija Libas PSIS
Kebakaran di Bawah Gerbang Jalan Tol Kemayoran
Buruh Bentrok Dengan Satgas KJRI di Hongkong
Masyarakat Lebih Akrab dengan Mencoblos
Pemungutan Suara Pemilu 2009 Memakan Waktu Lebih Lama

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data