Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Aksi Mogok Makan Menentang Kenaikan BBM
Kamis, 10 Maret 2005 | 03:46 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung: Empat belas aktivis dari berbagai elemen mahasiswa di Bandung mulai Rabu (9/3)
menggelar aksi mogok makan. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah
menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak yang berlaku sejak tanggal 1 Maret lalu.

Aksi yang dilakukan di depan pintu gerbang Gedung Sate
Jalan Diponegoro itu dimulai sekitar pukul 11.30 WIB. Para
aktivis memasang satu tenda tertutup dan satu tenda
terbuka untuk dijadikan tempat bernaung menahan panas
matahari.

Keempat belas mahasiswa itu berasal dari 7 elemen
mahasiswa dan masyarakat di Bandung. Mereka adalah
Harry, Ruli, dan Firman (Gerakan Mahasiswa Nasional
Indonesia), Robert (Gerakan Mahasiswa Kristen
Indonesia), Mako, Opik, Rudi, dan Maskanto (PMII),
Firdaus, Deris dan Wildan (Himpunan Mahasiswa
Revolusioner Universitas Pasundan), Joko (Gerakan
Aktivis Lingkungan Bandung), Manik (Gebrak), dan Asep
Andriana (Forum Komunikasi Mahasiswa Jatinangor).

Menurut Mako, Koordinator Aksi, aksi ini sebagai wujud
perlawanan terhadap kebijakan yang dikeluarkan
pemerintahan Susilo Bambang Yudhotono dalam menaikkan
harga BBM. Padahal, kata Mako, saat pemilu lalu, SBY
menjanjikan perubahan bagi masyarakat Indonesia.
"Ternyata perubahan itu sama dengan penderitaan rakyat
miskin," katanya di sela-sela aksi.

Selain mendesak pemerintah untuk membatalkan kenaikan
BBM, kata Mako, para pengunjuk rasa ini juga menuntut
pemerintah untuk serius menangkap dan mengadili para
koruptor kelas kakap. "Sita harta mereka, dan jadikan
subsidi untuk rakyat," katanya.

Selain menentang kenaikan BBM, kata Mao, aksi ini juga
ditujukan sebagai bentuk solidaritas terhadap aktivis
GMNI, Monang J Tambunan. Presidium GMNI itu ditangkap
aparat saat melakukan aksi turun ke jalan memperingati
100 hari masa pemerintahan SBY-Kalla beberapa waktu
lalu lalu. "Kami juga mempersembahkan aksi ini untuk
para mahasiswa yang dipukuli aparat saat menggelar
aksi menolak kenaikan BBM di Palu.

Mako tidak bisa memastikan kapan aksi ini akan
berakhir. "Idealnya, aksi akan terus kami lakukan
sampai tuntutan kami dipenuhi," katanya.

Menanggapi aksi ini, Kepala Polisi Wilayah Kota Besar
Bandung Komisaris Besar Sulistiyanto yang mendatangi
lokasi mengatakan selama aksi yang dilakukan para
mahasiswa itu tidak mengganggu ketertiban umum, dia
tidak akan bertindak. "Kita lihat saja, (mereka)
mengganggu (atau) tidak?" katanya seusai
berbincang-bincang dengan para pengunjuk rasa.

Rana Akbari Fitriawan-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Demonstran dihadang polisi saat protes anti Presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur di gedung DPR MPR, Jakarta Senin 20 Nopember 2000  Foto: Robin Ong/ Tempo. Protes anti Presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur dengan bendera merah putih di depan gedung DPR MPR, Jakarta Senin 20 Nopember 2000  Foto: Robin Ong/ Tempo.
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mahasiswa Tasik Demo Kenaikan BBM
Menpera Minta Tambahan Dana Kompensasi Rp 400 Milyar
Rapat Konsultasi Kebijakan Kenaikan BBM Dilanjutkan Besok
Insentif Fiskal untuk Angkutan Umum
HMI Ambon Unjuk Rasa
Sopir Angkot Tangerang Demo Tolak Trayek Baru
Kaum Perempuan Tolak Kenaikan Harga Minyak
Pemerintah Didesak Selesaikan Kasus Jugun Ianfu
Ongkos Produksi Padi Naik 10-20 Persen
Pemerintah Harapkan APBN-P Dapat Diajukan April
> selengkapnya...


Referensi

Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Departemen Pendidikan Nasional
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data