Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

BCA Kaji Daftar Bank yang Akan Diakuisisi
Selasa, 08 Maret 2005 | 22:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bank Central Asia Tbk. telah mengkaji daftar bank yang akan diakuisisi atau berminat bergabung (merger) dengan perseroan. Namun, hingga saat ini BCA belum menentukan bank yang akan diakuisisi tersebut.

"Kami baru tahap melihat, tapi belum memilih," kata Presiden Direktur BCA D.E. Setijoso kepada wartawan di Jakarta hari ini.

Ibarat orang berpacaran, kata dia, BCA belum sampai pada tahap membina hubungan serius, apalagi melamar bank yang sudah masuk daftar tersebut. "Bank yang ditaksir memang ada beberapa," ujarnya.

Menurut Setijoso, dalam menilai sebuah bank yang akan diakuisisi, BCA tidak hanya melihat sisi likuiditas, modal (capital based), kesehatan manajemen (wealth management), tapi lebih kepada bank yang bisa memberikan nilai strategis. "Intinya memberikan sinergi kepada operasi bank yang bersatu."

Dia menolak memerinci kategori bank yang akan diakuisisi. "Bisa bank fokus, tapi yang penting strategi bank bisa komplementer dengan jaringan yang dimiliki BCA," ujarnya.

Terkait dengan kerangka Arsitektur Perbankan Indonesia (API), kata Setijoso, posisi BCA adalah sebagai bank nasional. "Bank nasional yang kuat dan juga menjalankan bisnis-bisnis internasional," ujarnya.

Saat ini BCA sudah memiliki beberapa unit usaha di Hong Kong dan Singapura. Namun, BCA belum berpikir untuk menjadi seperti HSBC atau Standard Chartered. "Kami tetap fokus sebagai bank domestik yang kukuh dan solid."

Rr Ariyani - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kimia Farma Tunggu Pemerintah untuk Merger dengan Indofarma
Bank Permata Tak Utamakan Merger atau Akuisisi
Sugiharto: BTN Tidak akan Dihilangkan
Tidak Ada Rencana Merger BTN
Bank Indonesia Minta Merger Bank Dilakukan Secara Cermat
REI: Merger BTN-BNI Bisa Runtuhkan Industri Perumahan
PPA: Merger Bank Rekap Harus Naikkan Nilai Saham
?Merger Bank Baru Ide, Belum Dikaji?
Keputusan Merger BUMN Tunggu Kajian Pihak Manajemen
Didiek J. Rachbini: Pembentukan Induk BUMN Hal Biasa
> selengkapnya...


Website

Bank Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Bupati Purworejo: Presiden Tak Promosi Super Toy
Persija Fokus, Bambang Nurdiansyah Gamang
Pemudik Motor Naik 20 Persen
Seribu Polisi Cianjur Siaga Hadapi Lebaran
Bank Jabar Ditargetkan Salurkan Kredit Tanpa Agunan

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data