|
Ekbis
Harga Barang di Pasar Modern Masih Stabil
Minggu, 06 Maret 2005 | 04:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Harga barang di pasar modern seperti di supermarket, mal maupun hypermarket belum naik meski pasca kenaikan bahan bakar minyak. Diperkirakan kenaikan baru terjadi setelah 1 hingga 2 bulan kedepan. "Dari hasil kami melakukan innspeksi belum ada kenaikan di pasar-pasar modern," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu usai inspeksi mendadak di Hypermarket Giant, Sabtu (5/3).
Menurut Mari, harga barang-barang di pasar modern dipastikan juga akan naik. "Di pasar modern relatif lebih stabil karena memiliki stok cukup," katanya.
Untuk pasar tradisional, lanjutnya, harga sangat fluktuatif.
Diakui Mari, memang ada perbedaan harga barang-barang yang dijual di pasar modern dan tradisional. "Ini akibat adanya perbedaan kualitas dan juga adanya operasi pasar," ucap Mari.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Handaka Santosa mengatakan pasar modern akan menaikkan harga berkisar antara 1-5 persen. "Itu dengan asumsi jika angkutan naik 10 persen," tambahnya.
Aprindo juga akan terus memonitor pergerakan harga sembako per minggu sehingga bila ada pemasok yang menaikkan harga dapat diketahui. Secara umum kebutuhan suplai dan stok barang dianggap mencukupi.
Abdul Latief Isnin, Technical Advisor Giant Indonesia menegaskan hingga kini belum ada kenaikan harga di Giant. "Tapi untuk barang-barang segar sangat tergantung pada harga pasar," jelasnya.
Menurut Abdul, harga barang di pasar modern belum naik dan masih mampu tidak menaikkan hingga 2 bulan mendatang. Setelah itu akan diupayakan untuk lebih banyak menggunakan merek Giant agar harga tetap bisa lebih kompetitif. "Masyarakat memiliki pilihan-pilihan satu jenis barang karena ada merek berbeda," jelasnya.
Muhamad Fasabeni
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
| Sunjoto Tanudjaja, Sukanta Tanudjaja dan Marie Pangestu
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|