|
Manulife Incar Market Leader Bisnis Penjaminan Pensiun
Kamis, 03 Maret 2005 | 18:56 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Manajemen Manulife optimistis pertumbuhan yang dicapai Manulife Indonesia pada 2004 akan berlanjut pada tahun ini.
<>Senior Vice President Group Operations<> Manulife Indonesia Jeffrey P. Newnam bahkan mengatakan, Manulife bisa menjadi pemimpin pasar (market leader) di bisnis penjamin pensiun dan asuransi kesehatan.
“Hasil yang bagus di tahun lalu semakin memantapkan posisi kami sebagai market leader dalam bisnis employee benefits di Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Kamis (3/3).
Pada 2004, bisnis Manulife tumbuh signifikan. Premi program pensiun Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) tumbuh 45 persen. Premi program pesangon dan kesejahteraan karyawan lainnya (Group Savings) tumbuh 156 persen. Sedangkan premi group Life & Health tumbuh 79 persen.
Aset yang dikelola Manulife dalam program DPLK selama 2004 tercatat lebih dari Rp 1,2 triliun. Nilai ini lebih tinggi dari total aset untuk program yang sama pada 2003 yang mencapai Rp 849 miliar.
Salah satu faktor pendorong pertumbuhan yang signifikan pada aset yang dikelola dalam DPLK tersebut adalah tambahan dari bisnis DPLK John Hancock setelah merger dengan Manulife pada 2004.
Presiden Direktur Manulife Indonesia John Harrison mengatakan, ke depan Manulife akan lebih mengoptimalkan bisnis penjamin pensiun dan asuransi kesehatan tersebut.
“Kami akan lebih ekspansif dalam mengembangkan pasar employee benefits di Indonesia,” ujarnya. RR. Ariyani
INDEKS BERITA LAINNYA :
|