|
Ekonomi Bisnis
IHSG Ditutup Menguat Pada Level 1.094,596
Kamis, 03 Maret 2005 | 18:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kenaikan harga bahan bakar minyak tidak membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Jakarta (BEJ) hari ini (3/3) melemah. IHSG ditutup menguat 11,849 poin menjadi 1.094,596.
Pada perdagangan pasar reguler terjadi transaksi 30.513 kali dengan volume perdagangan 4,614 juta lot atau senilai Rp 1,707 triliun. Sebanyak 130 saham naik, 27 saham turun, dan 208 saham stagnan.
Beberapa saham yang naik antara lain PTBA (Tambang Batubara Bukit Asam) naik Rp 60 menjadi Rp 1.750, SMRA (Summarecon Agung Tbk) naik Rp 60 menjadi Rp 1.020, UNTR (United Tractors) naik Rp 50 menjadi Rp 3.150, TLKM (Telekomunikasi Indonesia) naik Rp 50 menjadi Rp 4.525, dan UNVR (Unilever Indonesia) naik Rp 50 menjadi Rp 3.650.
Sedangkan yang menurun antara lain INCO (International Nickel Indonesia) turun Rp 450 menjadi Rp 14.100, GGRM (Gudang Garam) turun Rp 250 menjadi Rp 15.750, ASII (Astra Internasional) turun Rp 200 menjadi Rp 10.650, KOMI (Komatsu Indonesia) turun Rp 100 menjadi Rp 4.200, ANTM (Aneka Tambang (Persero)) turun Rp 25 menjadi Rp 2.325.
Penguatan IHSG mempengaruhi penguatan indeks lainnya seperti indeks 45 saham terlikuid (LQ45) yang naik 2,324 poin menjadi 236,474, indeks papan utama (MBX) naik 2,978 poin menjadi 291,064, Jakarta Islamic Index naik 2,137 poin menjadi 176,014, dan indeks papan pengembang (DBX) naik 3,559 poin menjadi 256,242.
Sebelumnya analis AAA Securities, Dany Hamzah memperkirakan indeks akan cenderung bergerak mixed dengan kecenderungan menguat tipis. Penguatan indeks disebabkan oleh adanya aksi beli selektif setelah indeks terkoreksi beberapa waktu lalu. Bursa regional dan keluarnya laporan keuangan yang baik dari beberapa emiten pun memberi kontribusi terhadap penguatan indeks.
Fanny Febiana
INDEKS BERITA LAINNYA :
|