Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

PPATK Sudah Telusuri Rekening 20 Cukong Kayu
Kamis, 03 Maret 2005 | 02:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan telah menemukan dan mengidentifikasi transaksi mencurigakan dari rekening 20 cukong kayu yang diduga terlibat dalam kasus pembalakan liar (illegal logging).

”Kami sudah telusuri rekening mereka yang namanya tercantum di koran," kata Wakil Ketua PPATK Susno Duadji di Jakarta.

Susno memastikan, 20 nama itu juga bagian dari 32 nama cukong kayu yang paling diburu saat ini. PPATK mencurigai rekening-rekening itu karena tahun lalu ada sejumlah transaksi dana puluhan miliar melalui rekening pribadi 20 cukong kayu itu. "Transaksinya memang mengarah ke bisnis kayu," kata Susno.

Kecurigaan bertambah, karena transaksi itu menyalahi transaksi bisnis ekspor-impor yang normal. Transaksi bisnis ke luar negeri seharusnya dilakukan antara bank atas nama perusahaan dengan membuka surat utang dagang (L/C). Karena itu, dia yakin, "Ini pasti ilegal."

Dia menambahkan, jumlah 20 orang itu hanya cukong besarnya Dari satu rekening utama dana transfer itu menyebar ke lebih 20 rekening lainnya atas nama orang yang berbeda. Transaksi-transaksi itu tersebar di hampir semua bank di Indonesia. Namun, Susno menolak menyebut jumlah dan nama bank yang dijadikan transaksi. Dia mengatakan, membukanya ke publik menyalahi aturan.

Transaksi para cukong kayu itu, kata Susno, sudah berindikasi pencucian uang. Pasalnya, sumber dana dalam rekening itu berasal dari bisnis penebangan liar. "Wong jual-beli kayu kok melalui rekening pribadi," kata dia.

Analisis PPATK ini sudah dikirim ke polisi kemarin. Temuan ini akan menjadi dasar penyelidikan selanjutnya karena dengan data yang valid itu, pemilik rekening tak bisa memungkiri transaksinya.

Meskipun demikian, dia mengakui, rekening-rekening cukong kayu itu belum dibekukan, meski informasinya sudah terang-benderang karena kewenangan membekukan ada di tangan polisi atau jaksa saat penyidikan sudah dimulai.

Bagja Hidayat - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Indonesia-Malaysia Kerja Sama Berantas Pembalakan Liar
PPATK Akan Telusuri Rekening Cukong Illegal Logging
“Anggota DPR Jadi Cukong Illegal Logging di Papua”
Satgas Pemberantasan Pembalakan Liar Mulai Beraksi Pekan Depan
Jaksa Agung: Baru Lima Cukong yang Diketahui
UU Kehutanan Bakal Diamendemen
Presiden Minta 32 Cukong Illegal Logging Jadi Target Operasi
Menteri Kehutanan Akui Illegal Logging Akibat Keteledoran dan Lemahnya Pengawasan
Presiden Secara Mendadak Panggil Lima Pejabat, Terkait Illegal Logging
Kodam Trikora Bantah Anggotanya Terlibat Illegal Logging
> selengkapnya...


Website

Illegal Logging Response Center


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data