Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi & Bisnis

Adira Targetkan Pembiayaan Rp 10 Triliun Tahun Ini
Rabu, 02 Maret 2005 | 22:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Adira Dinamika Multifinance Tbk. mentargetkan pembiayaan 850 ribu unit motor dan mobil dengan kompisisi 3:1 tahun ini. Dana yang disiapkan mencapai Rp 10,1 triliun.

Tahun lalu, perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki PT Bank Danamon Tbk. (75 persen) ini membiayai 583.454 unit motor dan mobil. Pembiayaan yang teralisasi sebesar Rp 6,6 triliun.

Direktur Keuangan Adira Erida Djuhandi menuturkan, konsentrasi pembiayaan masih tetap di bidang otomotif. "Untuk barang elektronik, kami masih mempelajarinya lebih lanjut," kata dia di Jakarta kemarin.

Menurut dia, tahun ini perusahaan mentargetkan 14 persen penguasaan pasar pembiayaan motor baru. Target itu naik 1,5 persen dibandingkan tahun lalu, sebesar 12,5 persen.

Sedangkan untuk pembiayaan mobil baru, Erida mengatakan, diproyeksikan menguasai 5 persen pasar. Itu artinya, meningkat dua kali lipat dibandingkan 2004.

Adira bekerja sama dengan PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) untuk proses pembayaran angsuran melalui fasilitas anjungan tunai mandiri (ATM). Selanjutnya, pembayaran angsuran akan dipersiapkan melalui fasilitas lain, seperti internet banking Klik BCA atau mobile banking m-BCA.

Menurut Senior General Manager BCA Stephen Liestyo, kontribusi penerimaan dari pembayaran angsuran melalui BCA ini, sekitar Rp 1,2 miliar setiap tahun.

Pada 2004, Adira membukukan laba bersih (sudah diaudit) Rp 301 miliar, atau naik 94 persen dari Rp 155 miliar pada 2003. Pertumbuhan nilai booking sales mencapai 92 persen, dari Rp 3,4 triliun menjadi Rp 6,6 triliun.

Tahun ini, Adira berencana membuka sekitar 65 cabang baru dengan total investasi Rp 40-50 miliar. Sampai akhir 2004, perusahaan telah memiliki 183 cabang. "Biaya investasi ini dari dana internal perusahaan,? kata Erida.

Sedangkan, ihwal rencana penerbitan obligasi, menurut Erida, hal itu masih dikaji ulang. ?Kami menunggu Bank Danamon menerbitkan obligasinya dulu,? tuturnya.

Fanny Febiana


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data