|
Ekbis
Operasi Terpadu Memburu Pelaku Illegal Logging Segera Dimulai
Rabu, 02 Maret 2005 | 18:31 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Tim pemburu pelaku penebangan liar yang dibentuk pemerintah dalam waktu dekat ini akan segera memulia operasi. Target awal yang menjadi sasaran adalah cukong dan pelaku di wilayah Papua.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Mabes Polri Irjen Polisi Aryanto Budihardjo menolak memberikan keterangan mengenai waktu dimulaianya operasi memburu para pelaku penebangan liar ini. "Yang pasti secepatnya," kata Aryanto yang biasa dipanggil Anang kepada wartawan hari ini, Rabu (2/3) di Jakarta.
Anang juga menolak menyebutkan nama-nama pelaku illegal logging yang menjadi target awal perburuan. Namun, menurut dia, polisi sudah mempunyai target yang pasti berdasarkan data awal yang dimiliki.
Mabes Polri, menurut Anang, sudah menerima data tentang nama-nama pelaku penebangan liar yang diserahkan Menteri Kehutanan kepada Kapolri. Namun, menurut Anang kepolisian tidak bisa begitu saja menetapkan nama-nama tersebut menjadi target. "Kami tidak akan mengambil orang tanpa bukti yang cukup," katanya.
Dalam operasi memburu pelaku penebangan liar, menurut Anang, tim terpadu melibatkan 1.500 personil yang merupakan gabungan dari unsur Kepolisian, Kejaksaan Agung, TNI, Departemen Kehutanan, Dirjen Imigrasi, dan Dirjen Bea Cukai. "Selama dua minggu kemarin tim sudah berkoordinasi dan sudah final untuk secepatnya melakukan operasi," katanya.
Menurut Anang, pemerintah dalam operasi terpadu ini, menyiapkan anggaran dana Rp 12 miliar, yang diambilkan dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). "Namun, bila dirasa perlu, Kepolisian bisa memberikan dana tambahan," jelas dia.
Anang membantah, operasi yang akan dilakukan tim terpadu ini sudah terlambat. Menurut Anang selama dua minggu tim terpadu melakukan koordinasi, kepolisian tetap melakukan operasi rutin memburu pelalu penebangan liar. "Contohnya dua minggu yang lalu di Papua sudah ada penindakan kepada pelaku yang diduga menjadi sponsor," kata dia.
Erwin Dariyanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|