|
Ekonomi & Bisnis
Pemerintah Siap Bayar Cemex
Selasa, 01 Maret 2005 | 13:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menko Perekonomian Aburizal Bakrie menyatakan siap membayar ganti rugi ke Cemex Asia Holding, apabila dalam proses arbitrase nanti, pemerintah diputus kalah.
Saat ini, kata Aburizal, pemerintah masih mengusahakan penyelesaian di luar pengadilan (out of court settlement. Namun, belum ada titik temu penyelesaian.
?Mudah-mudahan enggak ke arbitrase (lagi). Tapi kalau mau arbitrase ya silakan. Saya bisa mengerti,? kata Aburizal usai membuka simposium Reinventing Indonesia's Industrial Competitiveness di Jakarta, Selasa (1/3).
Pemerintah pun, dia menambahkan, sudah menyiapkan pengacara untuk menghadapi arbitrase nanti.
Seperti diketahui, pemerintah Indonesia dan Cemex sedang dalam proses penyelesaian sengketa di International Centre for Settlement of Investment Disputes (ICSID). Pemilik 25,4 persen saham Semen Gresik itu menilai pemerintah Indonesia lalai memenuhi perjanjian jual-beli (CSPA) saham Semen Gresik yang ditandatangani pada 1998. Gugatan dilayangkan Cemex pada akhir 2003.
Pemerintah dan produsen semen asal Meksiko itu kemudian sepakat menunda sidang di arbitrase internasional. Kedua belah pihak memilih penyelesaian sengketa di luar pengadilan. Tim runding pemerintah menyiapkan enam opsi penyelesaian sengketa.
Evy Flamboyan
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Konferensi pers PT Semen Gresik menjelaskan tentang spin off/ pemisahan diri perusahaan PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa dari PT Semen Gresik, Jakarta, 2001 [TEMPO/ Bodi CH; K1A/215/2001; 20010510].](/hg/photostock/2004/12/27/s_K1a21505_high_thumb.jpg) |
![Direktur Utama (Dirut) PT Semen Gresik, Satriyo (kiri) dan kuasa hukumnya Todung Mulya Lubis (tengah) dalam jumpa pers usai RUPSLB PT Semen Padang di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin, 12/05/2003. Meski diwarnai aksi walk out dari komisaris dan direksi lama PT Semen Padang, menurut Satriyo, RUPSLB sah demi hukum karena menggunakan keputusan kasasi MA yang membolehkan Semen Gresik sebagai pemegang saham utama atau 99,99 persen saham Semen Padang untuk melakukan RUPSLB. RUPSLB memutuskan Direktur Utama Dwi Sutjipto menggantikan Ikhdar Nizar, Komisaris Utama Ismed Yuzairi yang merupakan Mantan Pangdam Bukit Barisan menggantikan Saafroedin Bahar.
[TEMPO/ Taufik Subarkah; Digital Image; 20030512].](/hg/photostock/2004/12/17/s_TS03051212_high_thumb.jpg) |
| Konferensi Pers PT Semen Gresik
|
|
| Satriyo dan Todung Mulya Lubis
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|